TUHAN, BERKATILAH SAUDARA/SAUDARI YANG MEMBACA/BUKA BLOG INI ^^

Sabtu, 28 April 2012

Mau Repot Untuk Tuhan?


Kejadian 18:1-2
“Kemudian Tuhan menampakkan diri kepada Abraham dekat pohon terbantin di Mamre, sedang ia duduk di pintu kemahnya waktu hari panas terik. Ketika ia mengangkat mukanya, ia melihat tiga orang berdiri di depannya. Sesudah dilihatnya mereka, ia berlari dari pintu kemahnya menyongsong mereka, lalu sujudlah ia sampai ke tanah,”




Siang itu, teriknya ampun-ampunan. Maklum, karena berada di padang gurun, tentu panasnya melebihi panas yang biasanya kita rasakan di kota-kota. Saat itu, Abraham sedang duduk di pintu kemahnya. Kemudian Tuhan menampakkan diri. Ketika Abraham mengangkat mukanya, dia melihat tiga orang berdiri di depannya. Anehnya, begitu melihat mereka, Abraham segera berlari dari pintu kemahnya menyongsong mereka, lalu bersujud sampai ke tanah.
Mengapa Abraham repot-repot berlari dari tempat dia berteduh, memanggil ketiga orang yang lewat itu hanya untuk kemudian memberikan pelayanan kepada mereka? Karena Abraham tahu, ketiga orang itu adalah suruhan Tuhan, dan dia tahu bahwa ada sesuatu yang ingin Tuhan lakukan dalam hidupnya. Dan benar, Tuhan menjanjikan akan memberikan anak setahun kemudian, anak yang telah dijanjikan Tuhan selama ini akan segera digenapi.
Repot untuk Tuhan bukan saja dapat membawa banyak berkat, tapi kita sendiri dapat menjadi berkat bagi banyak orang. Abraham mau-mau saja repot untuk Tuhan, dia pindah dari negara kelahirannya dan pergi ke tempat yang asing ketika disuruh, dia mau saja mengorbankan anaknya yang tunggal, dia mau melakukan apa saja yang Tuhan bilang. Dampaknya?
Tuhan memberkati dia sebagai bapa segala bangsa, keturunannya akan seperti pasir di pantai dan seperti bintang di langit yang tak terhitung banyaknya. Berkat dari Tuhan yang disediakan buat Abraham begitu melimpah, setiap kemanapun dia pergi, kekayaannya bertambah banyak, dia disegani. Bahkan karena Abraham juga, Tuhan akhirnya membuka kandungan para wanita di Tanah Negeb. Permintaan Abraham untuk Sodom Gomora didengarkan Tuhan, karena Abraham jugalah Lot diselamatkan. Tuhan bahkan pernah berpikir “Apakah Aku akan menyembunyikan kepada Abraham apa yang hendak Kulakukan ini?” (Kej 18:17). Bisa dibayangkan, bahkan kepada Abraham, Tuhan tidak mau merahasiakan apa yang hendak dilakukan-Nya.
Repot untuk Tuhan jauh..jauh..jauh lebih baik daripada repot untuk diri sendiri. Repot untuk diri sendiri hanya membuat urusan jadi lebih repot lagi. Tapi, kita sudah melihat dampak repot untuk Tuhan pada kehidupan Abraham. Jadi, mau repot untuk Tuhan?


Repot untuk Tuhan bukanlah sesuatu yang merepotkan tapi malah penuh dengan hal-hal yang indah, bahkan Tuhan curahkan berkat berlimpah bagi mereka yang benar-benar mau melakukan segala hal untuk-Nya.
Sumber : jawaban.com

Minggu, 22 April 2012

Setia Dalam Kekosongan

Rut 1:16
Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau;sebab kemana engkau pergi , ke situ jugalah aki mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku.


Kesetiaan bukanlah hal yang mudah untuk dilakkukan. terlebih lagi kesetiaan adalah suatu sikap yang tidak hanya untuk diucapkan, tetapi juga perlu dibuktikan.

Ada tiga penguji kesetiaan. Pertama, waktu. Seberapa lama kita bisa setia? Kedua, jarak. Kita bisa setia saat dekat, tetapi bagaimana jika kita terpisah jauh? Ketiga, keadaan. Kalau lagi senang kita akan setia. tetapi bagaimana jika dalam keadaan sulit?

Rut adalah seorang yang setia. Waktu Naomi dan keluarganya baru datang ke moab, mereka adalah keluarga yang memiliki harta. jadi boleh dikatakan rut menikah dengan anak dari keluarga yang lumayan berada - alkitab tidak menyebut seberapa banyak kekayaan naomi, tetapi ada pernyataan bahwa naomi "pergi dengan tangan penuh" (1:21). akan tetapi setelah elimelekh dan kedua anaknya meninggal dunia, naomi jatuh miskin - "tetapi dengan tangan kosong tuhan memulangkan aku". di sinilah kesetiaan rut diuji dan ia berhasil. rut tidak meninggalkan naomi dalam "kekosongannya".

mudah sekali untuk setia kepada orang yang banyak harta benda dan kedudukan tinggi. sebaliknya, sulit sekali untuk setia kepada orang yang sedang jatuh atau tidak punya apa-apa lagi. rut bisa tetap setia karena dasar kesetiaannya adalah kasih, bukan harta. oleh sebab itu, jikalau kita mau menjadi orang yang setia, baik kepada istri atau suami, pelayanan bahkan kepada tuhan, kita harus mengubah dasar kesetiaan kita. biarlaah kasih yang selalu menjadi alasan mengapa kita setia.

jangan biarkan kesetiaan kita ditentukan oleh harta tetapi tentukanlah kesetiaan kita oleh kasih.

Sumber : Renungan Harian
SELAMAT DATANG. AYO BELAJAR FIRMAN TUHAN AGAR BERTUMBUH ROHANI KITA

SKALI2 BACA BAGIAN HUMOR AGAR MENYEGARKAN TUBUH KITA

WELCOME! ,PLEASE SHARE THIS BLOG TO YOUR FRIENDS

Cari Topik

Google

KATA-KATA BIJAK UNTUK YG INGIN SUSKES DI DUNIA KERJA

Iman tanpa perbuatan adalah mati


dari Bible

BELANJA ONLINE

Humor

PEMAKSAAN
Dikirimkan oleh Team i-Humor pada Sen, 11/29/1999 - 17:00.
Amin masuk ke sebuah restoran bersama anjing kecilnya. Pegawai restoran berkata, "Maaf Pak, tidak boleh membawa binatang ke sini." Amin menolak dan berkata, "Ini anjing bukan sembarang anjing lho ... dia ini istimewa .... Dia bisa bermain piano!"
"Oke! Kalau Anda bisa membuktikan kehebatannya, anjing Anda boleh tetap berada di dalam restoran ini dan dapat minum gratis!"
Amin membawa anjingnya duduk di kursi piano. Anjing kecil itu langsung beraksi memainkan lagu-lagu Mozart, Ragtime, dan lain-lain. Pegawai restoran dan pengunjung sangat menikmati permainannya.
Tiba-tiba seekor anjing besar masuk ke restoran itu dan menggigit leher anjing kecil itu sambil diseret ke luar dari restoran. Pegawai restoran yang bingung bertanya kepada Amin, "Apa yang terjadi?"
Dengan tenang Amin menjawab, "Ohhh, itu Ibunya. Dia ingin anaknya itu menjadi dokter gigi!"
Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri. (1Petrus 5:2)
Sumber: Buffalosjokes