TUHAN, BERKATILAH SAUDARA/SAUDARI YANG MEMBACA/BUKA BLOG INI ^^

Senin, 22 Desember 2014

Berjumpa dengan Karunia Allah

Lukas 2:12

Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 25Lukas 1Ayub 29-31

Seorang malaikat melintasi Yerusalem, pusat kegiatan keagamaan di Israel. Ia tidak pergi ke Herodium, atau vila Herodes yang berada di dekat Betlehem. Ia justru menampakkan diri kepada para gembala yang sedang menjaga kawanan ternak mereka Lukas 2:8-9.

Saat itu, tak ada yang mengira kalau Alah akan tertarik kepada para gembala, atau sebaliknya, para gembala akan tertarik kepada Allah. Para gembala waktu itu terkenal sebagai orang-orang yang tidak religius. 

Bahkan oleh para rabi mereka disejajarkan dengan pelacur dan ‘kaum pendosa’ lainnya. Mereka juga dianggap ‘sampah masyarakat’ dan dikucilkan oleh rohaniwan serta masyarakat yang terhormat. Para gembala itu berpikir bahwa Allah tidak akan menerima mereka, sehingga mereka pun takut kepada-Nya. 

Namun, Allah berbicara kepada mereka. Dia tahu kalau para gembala ini sebenarnya diam-diammerindukan Allah, meskipun mereka seperti kebanyakan orang yang tampaknya tak peduli terhadap hal-hal rohani. 

Kita semua sangat ingin mendapatkan sesuatu yang lebih. Dan sekeras apa pun usaha kita untuk tampil berkecukupan, lambat laun kita akan kehilangan sesuatu yang esensial: kasih, uang, waktu, atau kehidupan. Perasaan terasing, kesepian, dan ketakutan akan kematian menyadarkan kita bahwa kita perlu Juruselamat. Namun, di mana kita dapat menemukan Dia? 

Firman yang disampaikan malaikat kepada para gembala begitu sederhana dan tanpa basa-basi: “Hari initelah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud” Lukas 2:11. Sama seperti para gembala tadi, anda pun dapat menemukan Dia.

Karunia Allah bagi dunia yang sekarat adalah Juruselamat yang memberi kehidupan.

Sumber: www.jawaban.com

Senin, 16 Juni 2014

Renungan Harian Online : Kisah Dua Biji Gandum

Lukas 8:15
"Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan."

Pada suatu hari ada dua biji gandum tergeletak di lantai lumbung yang hangat dan nyaman. Tetapi kemudian, petani datang dan berkata kepada mereka, "Aku akan membawa kalian keluar dari lumbung yang nyaman ini dan menanam kalian di tanah. Aku akan menaruh kalian di tanah yang dingin dan menutupi kalian dengan tanah. Semuanya akan menjadi gelap dan kalian akan mati. Tetapi Aku berjanji kalian akan tumbuh subur dan berlipatganda. "
Biji gandum pertama langsung menolak ide petani itu. "Tidak mau!" jawabnya. "Aku tidak mau. Aku suka kenyamananku, dan aku tidak mau mati." Tetapi biji gandum kedua memikirkan baik-baik tawaran petani itu, ia akhirnya memutuskan bahwa rasa sakit dan rasa tidak nyaman menjalani kematian sebanding dengan janji akan adanya panen berlimpah. Jadi petani itu mengambil biji gandum kedua dan  menanamnya di tanah, sedangkan biji gandum pertama dibiarkannya tetap di dalam lumbung.
Beberapa minggu kemudian, tunas hijau kecil muncul di permukaan tanah di atas benih biji gandum kedua ditanam. Tunas itu kemudian bertumbuh menjadi sebatang tanaman gandum yang subur dan menghasilkan seratus bulir gandum. Kemudian lebih dari 40 tahun kemudian, petani itu menanam semua benih di ladangnya berasal dari benih gandum kedua tadi yang menghasilkan panen berlipat kali ganda tahun demi tahunnya. Namun, benih gandum pertama yang menolak untuk di tanam masih tetap berada di lumbung sendirian, tidak pernah berlipatganda-tetapi dia merasa sangat nyaman.
Benih gandum jenis apakah kita? Benih gandum pertama yang mempertahankan kenyamanannya dan tidak pernah berlipat ganda atau benih gandum kedua yang memberikan dirinya untuk mati dan menghasilkan buah bagi Tuhan. Semua itu pilihan kita.

Sumber : Crosswalk.com

Sabtu, 31 Mei 2014

Renungan Harian Online : Pesan Terakhir Yesus


Markus 16: 15

"Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk"

 Minggu ini kita memperingati kenaikan Yesus Kristus ke surga setelah 40 hari kebangkitan-Nya. Seperti yang tertulis dalam injil Markus, sebelum terangkat ke surga Yesus memberikan mandat kepada murid-murid-Nya untuk memberitakan injil ke seluruh mahluk.
Yesus dengan terang memberi kuasa dan mandat kepada murid-murid-Nya untuk mengerjakan hal itu. Ia menjamin bahwa setiap orang yang akan mendengar, mengaku percaya dan mau dibaptis akan selamat (Markus 16: 15-16).
Lalu mengapa Yesus meninggalkan tugas atau pesan kepada murid-murid-Nya? Apakah pesan itu masih relevan dengan kita hari ini? Kita semua dipanggil untuk hidup berpengharapan, menanti kedatangan yang kedua kali-Nya, dan setia menjalankan mandat yang disampaikan. Ia berjanji akan kembali ke bumi  pada waktu yang tepat, bukan sebagai anak manusia namun sebagai hakim atas dosa-dosa manusia.



Pesan terakhir Yesus menjadi pengingat bagi kita bahwa kedatangan-Nya yang kedua kalinya adalah pasti.

Sumber : www.jawaban.com

Minggu, 18 Mei 2014

Renungan Harian Online : Tidak Tepat Jadi Teman

Amsal 22:24
Janganlah bergaul dengan orang yang suka marah dan cepat naik darah. (BIS)


Pada umumnya, orang-orang tidak suka dinasihati. Banyak alasan mengapa hal itu terjadi. Namun kalau mau diserap dan direnungkan lagi, sebuah petuah pasti membawa kebaikan bagi kehidupan orang yang menerimanya.
Itulah yang dilakukan penulis kitab Amsal yang ayatnya menjadi nats renungan kita hari ini. Pada Amsal 22:24, kita – orang-orang percaya  - dinasehati agar jangan bergaul dengan orang yang suka marah dan cepat naik darah (versi BIS). Mengapa? Karena agar kita tidak meniru orang tersebut dan memiliki kebiasaan seperti dia (Amsal 22:25 versi BIS).
Beberapa dari Anda mungkin tertawa dan mengganggap ini sebuah hal bodoh. Tetapi, itulah fakta kekuatan dari sebuah pergaulan. Rasul Paulus bahkan sampai harus mengungkapkan nasihat mengenai ini kepada Jemaat di Korintus. Dalam suratnya kepada jemaat di Korintus, ia berkata agar mereka hati-hati dalam bergaul karena pergaulan yang buruk dapat merusak kebiasaan yang baik (I Korintus 15:33).
Kita memang tidak boleh membeda-bedakan orang ketika bersosialisasi. Namun, kita juga perlu bijaksana saat mau memutuskan menjalin pertemanan atau persahabatan dengan orang lain. Salah memilih, hidup kita bisa hancur dan menjauh dari Tuhan.

Orang yang mudah marah bukanlah orang yang tepat untuk Anda jadikan sebagai teman apalagi sahabat.

Sumber : jawaban.com / bm

Minggu, 11 Mei 2014

Renungan Harian Online : Sikap yang Diubah

Yoel 2:13
Berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab ia pengasih dan penyayang

Apa yang membuat orang percaya seringkali jatuh kepada dosa atau pelanggaran yang sama berulang dan berulang? Tokoh Kristen besar dunia, Billy Graham, mengatakan bahwa dalam pengalaman melayani Tuhan, ia melihat yang menyebabkan seseorang sepertinya tidak dapat keluar dari dosa atau pelanggarannya adalah karena pada saat memutuskan untuk berhenti berbuat dosa, ia hanya mengasihani diri dan bukannya bertobat.
Pertobatan sejati, kata Billy Graham, adalah berbalik dari dosa. Ini merupakan sebuah keputusan yang diambil secara sadar dan sungguh-sungguh untuk meninggalkan dosa, serta berbalik kepada Allah, berkomitmen untuk mengikuti kehendaknya.
Pertobatan hanyalah salah satu respon kita terhadap Kristus. Tetapi, itu adalah bagian yang penting karena tanpa pertobatan kita tidak dapat menyatakan Kristus sebagai Tuhan kita. Alkitab berkata, "Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan" (II Korintus 7:10).
Mari saat ini, setiap kita mengecek diri, apakah tindakan yang kita lakukan setelah melakukan dosa adalah mengasihani diri atau bertobat. Jika Anda menyadari bahwa yang Anda selalu lakukan ternyata adalah mengasihani diri, ambil respon yang benar sekarang yakni putuskan untuk bertobat.
Tidak mudah memang hidup di dalam Kristus, tetapi selama Anda menyertakan Roh Kudus di hari-hari Anda, Anda pasti mampu menolak bujukan iblis dan keinginan daging yang meminta Anda untuk melakukan perbuatan dosa kepada Allah.

Jika tidak mau terus menerus jatuh ke dalam dosa, maka yang perlu kita lakukan bukanlah mengasihani diri sendiri, tetapi bertobat. 

Berita : Cina Ikut Tolak Pemutaran Film Noah

Upaya Paramount Pictures untuk meloloskan pemutaran film Hollywood "Noah" dengan penekanan pesan "lingkungan" dan "efek khusus" film tampaknya gagal. Sebab pihak berwenang Cina dengan terang menolak izin pemutarannya.
Sinematik Cina diakui tampak sangat sulit ditembus oleh film yang diangkat dari kisah Alkitab, sebab dinilai dapat menyentuh sensitifitas agama di Cina. Alasan yang sama juga dilontarkan oleh sederetan negara yang terlebih dulu menolak film garapan sutradara Darren Aronovsky ini, diantaranya Bahrain, Indonesia, Malaysia, Qatar dan Uni Emirat Arab.
Namun Koran the Los Angeles Times memberitakan alasan penolakan yang berbeda. Disebutkan bahwa film "Noah" ditolak dengan alasan komersial karena sejumlah film laris Hollywood  lainnya akan diputar dalam beberapa pekan nanti.
Film ini memang telah menjadi kontroversi sejak penayangannya pada bulan Maret 2014 lalu. Selain ditolak oleh sejumlah negara Muslim, film ini juga diprotes oleh sejumlah lembaga Kristen di Amerika Serikat lantaran penggambaran Nuh dipandang tidak sesuai dengan yang tertulis di Alkitab.

Sumber :  www.jawaban.com

Sabtu, 03 Mei 2014

Teaching : 7 Langkah Mendengar Suara Tuhan

Apa yang saya mau perbuat dalam hidup ini? Pekerjaan mana yang harus saya pilih? Saya harus ambil jurusan apa di sekolah? Atau siapakah teman hidup saya?
Hidup adalah serangkaian pilihan yang tidak pernah berakhir. Bagaimana caranya agar Anda tahu bahwa Anda sedang membuat keputusan yang tepat? Haruskah Anda bertanya pada orang-orang yang menurut Anda lebih pintar? Atau Anda harus melihat berita horoskop hari ini di koran? Haruskah Anda bertanya pada bintang? Hmm, bagaimana kalau Anda bertanya saja pada si pencipta bintang?
Saya punya berita bagus untuk Anda hari ini. Si Pencipta bintang itu, Tuhan sendiri, sebenarnya ingin menjawab pertanyaan Anda. Tepatnya, Dia ingin berbicara dengan saya dan Anda.
Tuhan ingin berkomunikasi dan memiliki hubungan pribadi dengan Anda. Komunikasi dua arah! Bukan hanya satu arah saja. Mengapa? Karena tidak akan ada suatu "hubungan" tanpa ada suatu dialog yang tercipta. Seperti pada manusia lain, cara Anda mengenal seseorang ialah dengan berkomunikasi dengan orang tersebut. Berbicara dan mendengar. Hal ini persis sama dengan hubungan Anda dengan Tuhan. Dia berbicara, Anda mendengar. Anda berbicara, Dia mendengar.
Berita bagus lainnya ialah Anda dan saya bisa mendengar suara Tuhan! Alkitab sendiri menulis bahwa kita diciptakan untuk komunikasi dua arah dengan Tuhan. "Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku" (Yohanes 10:27). Sebagai anak-anak Tuhan, kita tidak perlu berjalan buta. Kita dapat memiliki keyakinan bahwa kita dapat mendengar suara-Nya.Roma 8:14 meyakinkan bahwa "Semua orang, yang dipimpin Roh Allah adalah anak Allah". Artinya, jika Anda adalah anak Tuhan yang sudah lahir baru, Anda akan dipimpin oleh Roh Allah sendiri. Mazmur 37:23-24 mempertegas hal ini.
Kesulitan untuk mendengar suara Tuhan hanyalah bahwa ada waktu yang diperlukan untuk itu. Kerendahan hati juga sangat dibutuhkan.Yeremia 29:12-13 mengatakan bahwa, "Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka kamu akan mendengarkan Aku; apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati". Artinya, kita tidak bisa mengancam Tuhan untuk berbicara secara keras di telinga kita. Tapi kita bisa mencari dan meminta Tuhan dengan kerendahan hati, dan Tuhan berjanji untuk menemui kita.
Anda harus mengetahui bahwa ada 3 suara yang bisa Anda dengar. Suara Anda sendiri, suara iblis dan suara Tuhan. Tapi jangan kuatir.Yohanes 10:4b-5 menyatakan bahwa anak Tuhan pasti mengenal suara Tuhannya dan kalaupun mereka tanpa sengaja mengikuti suara orang asing, mereka akan lari karena tidak kenal dengan suara asing tersebut. Dengan memiliki hubungan yang sangat intim dengan Tuhan dan terus berlatih mendengar suara-Nya, Anda akan tiba pada kepekaan untuk membedakan suara Tuhan, iblis atau diri sendiri.Yesaya 30:21 mengatakan "Dan telingamu akan mendengar perkataan ini dari belakangmu: "Inilah jalan, berjalanlah mengikutinya, entah kamu menganan atau mengiri".
Jadi intinya, jika Anda mau mendengar, Tuhan akan berbicara dan Anda bisa mendengar suara-Nya. Tapi berhati-hatilah, apalagi jika Anda masih muda, supaya Anda bisa objektif dan mengikuti suara Tuhan. Suara Anda sendiri kadang bisa berteriak sangat keras untuk didengar, apalagi jika Anda sedang berada dalam tekanan atau masalah tertentu. Dan berhati-hatilah dengan suara iblis yang adalah "Bapa segala pendusta".
Nah, bagaimana kita bisa mengenali suara Tuhan? Ada 7 kunci yang diberikan alkitab untuk ini:

Firman Tuhan
"Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran" (2 Tim 3:16-17).

Roh Allah Berbicara Pada Hati Kita
"Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu," demikianlah firman Tuhan. "Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. Dan mereka tidak akan mengajar lagi sesama warganya, atau sesama saudaranya dengan mengatakan: Kenallah Tuhan! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku" (Ibrani 8:10-11).

Suara Profetik / Nubuatan
"Janganlah padamkan Roh, dan janganlah anggap rendah nubuat-nubuat. Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik" (I Tesalonika 5:19-21).
Nasehat Pemimpin
"Jikalau tidak ada pimpinan, jatuhlah bangsa, tetapi jikalau penasihat banyak, keselamatan ada" (Amsal 11:14).

Konfirmasi
"Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan" (Matius 18:16).

Damai Sejahtera Tuhan
"Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah (Kolose 3:15).

Keadaan / Waktu Yang Tepat
"Kemudian Paulus meninggalkan Atena, lalu pergi ke Korintus. Di Korintus ia berjumpa dengan seorang Yahudi bernama Akwila, yang berasal dari Pontus. Ia baru datang dari Italia dengan Priskila, isterinya, karena kaisar Klaudius telah memerintahkan, supaya semua orang Yahudi meninggalkan Roma. Paulus singgah ke rumah mereka. Dan karena mereka melakukan pekerjaan yang sama, ia tinggal bersama-sama dengan mereka. Mereka bekerja bersama-sama, karena mereka sama-sama tukang kemah" (Kisah Para Rasul 18:1-3).
Strategi pertemanan ini merupakan hasil dari keadaan yang tercipta sedemikian rupa.

Sering Allah menggunakan bahkan lebih dari 3 kunci untuk berbicara dengan manusia, apalagi di dalam proses membuat keputusan yang penting dalam kehidupan.
Tapi terlebih dari semua, Anda harus memulainya dengan doa. Berdoalah dan carilah Dia dengan sungguh hati, maka Dia akan menjawab Anda.

Sumber : www.jawaban.com

Senin, 28 April 2014

Berita : Dianggap Simbol Perlawanan, Sebuah Gereja di Tiongkok Dihancurkan




BEIJING, KOMPAS.com -- Pemerintah Tiongkok memulai proses penghancuran sebuah gereja yang dianggap Partai Komunis sebagai bentuk resistensi terhadap pengawasan pemerintah terhadap kebebasan beragama.

Gereja Sanjiang di kota Wenzhou, sebuah kota pesisir makmur yang mendapat julukan "Jerusalem dari Timur", ini menjadi berita setelah awal bulan ini ribuan umat Kristen membentuk pagar hidup melindungi gereja itu setelah rencana penghancuran diumumkan.

Umat Kristen setempat menuding pemimpin komunis provinsi Zhejiang memerintahkan penghancuran 10 tempat ibadah lainnya. Pemerintah menolak tudingan itu dan mengatakan bahwa gereja itu melanggar aturan mendirikan bangunan.

Setelah menduduki gereja itu, banyak umat Kristen sudah meninggalkan gereja Sanjiang setelah para pemimpin mereka menegosiasikan sebuah kompromi dengan pemerintah.

Namun, kesepakatan itu tampaknya berakhir dalam beberapa hari belakangan menyusul laporan penangkapan para petinggi gereja dan sejumlah umat Kristen oleh polisi.

Pada Senin (28/4/2014), pemerintah memulai proses penghancuran gereja yang terletak di kota Wenzhou, yang berjarak 370 kilometer sebelah selatan kota Shanghai itu.

"Saya melihat empat ekskavator di bagian depan menghancurkan gereja dan tiga ekskavator lainnya di belakang menghancurkan bangunan tambahan gereja. Saya juga melihat sebuah ekskavator yang lebih kecil masuk ke dalam gereja melakukan penghancuran," ujar salah seorang saksi yang menambahkan bahwa sekitar 100 polisi bersenjata menjaga di sekeliling gereja.

Polisi juga memblokade semua jalan yang menuju ke area gereja sehingga tak ada seorang pun yang bisa mendekati gereja yang sedang dihancurkan itu.

"Tindakan barbar Pemerintah Tiongkok ini menunjukkan eskalasi serius terhadap kebebasan beragama di Zhejiang. Pemerintah Tiongkok memilih melanggar sendiri aturan mereka dan keinginan warganya," kata Bob Fu, seorang aktivis Kristen di AS.

Fu menambahkan, penghancuran gereja ini akan membuat jutaan umat Kristen Tiongkok semakin tidak memercayai pemerintah mereka.

Sementara itu, Kepala Seminari Teologi Nanjing, Chen Yilu, mengatakan, keputusan pemerintah provinsi menghancurkan gereja di Sanjiang itu merupakan sebuah keputusan yang kasar dan kejam.

Namun, pemerintah provinsi Zhejiang membantah tengah melakukan kampanye menentang rumah-rumah ibadah Kristen di wilayah itu.

Namun, Kepala Komite Etnis dan Keagamaan Provinsi Zhejiang, Feng Zhili, awal tahun ini pernah berkata bahwa penyebaran agama Kristen di wilayah itu sudah terlalu cepat dan membahayakan.


Sumber : www.kompas.com

Renungan harian online : Perang Melawan Iblis


"Musuh yang menaburkan benih lalang ialah Iblis."  Matius 13:39a
Iblis adalah musuh yang tidak kelihatan tapi ada di mana-mana di sekeliling manusia.  Iblis dan segala roh jahat yang ada di udara adalah musuh manusia yang  sangat luar biasa.  Rasul Paulus berkata,  "...perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara."  (Efesus 6:12).

     Semua orang percaya terlibat dalam peperangan rohani ini.  Dalam aksinya Iblis terus berusaha untuk menabur benih-benih negatif, melemahkan, menjatuhkan dan menghancurkan umat Tuhan di segala sudut kehidupan.  Peperangan melawan Iblis dan pasukannya adalah peperangan yang paling berbahaya dan jauh lebih berat dari peperangan apa pun yang ada di dunia nyata.  Namun banyak orang Kristen yang tidak menyadarinya sehingga mereka tetap saja santai dalam menjalani kehidupan rohaninya:  berdoa ogah-ogahan, baca Alkitab malas, ibadah asal-asalah, melayani Tuhan pun enggan.  Jika demikian bagaimana mungkin kita bisa menang dalam peperangan ini?

     Kalau tidak hidup dalam pimpinan Roh Kudus, berjalan bersamaNya dan makin melekat kepada Tuhan, kita tidak akan tahan menghadapi gempuran-gempuran Iblis.  Kita akan terjebak dalam perangkap dan jeratnya sebab Iblis adalah penipu yang sangat licik, "...ia adalah pendusta dan bapa segala dusta."  (Yohanes 8:44), yang bisa memakai topeng seperti malaikat terang, padahal ia  "...berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum..."  (1 Petrus 5:8).  Itulah sebabnya rasul Paulus tidak mau bermegah terhadap diri sendiri karena sadar bahwa ia banyak kelemahan dan keterbatasan.  "Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan...Sebab jika aku lemah, maka aku kuat."  (2 Korintus 12:9b-10).  Kepada siapa seharusnya kita bermegah?  "...kita bermegah dalam nama TUHAN, Allah kita."  (Mazmur 20:8).

Hanya dengan kuasa Roh Kudus yang ada di dalam kita dan di dalam nama Tuhan Yesus kita dapat mengusir Iblis dan mengalahkannya.  "...dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,  (Filipi 2:10).


Sumber : Renungan harian air hidup

Minggu, 20 April 2014

Renungan Harian Online : Paskah Setiap Hari

Matius 28:6

Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya


Suatu hari, seorang sahabat saya yang bekerja sebagai guru taman kanak-kanak mendengar pembicaraan yang seru di antara murid-muridnya. Seorang anak bernama Maria bertanya : "Siapa yang mengasihi Tuhan?" Semua temannya pun menjawab, "Aku! Aku! Aku!" Di antara kemeriahan suara, seorang anak TK lain bernama Billy memberi jawaban yang lebih lantang, "Aku mengasihi Yesus."
Mendengar jawaban Billy, temannya yang lain bernama Kelly justru protes, "Tetapi Dia kan sudah mati." Billy kemudian menjawab, "Memang, tetapi setiap hari Paskah, Dia bangkit dari kematian!"
Sebagai anak kecil, pemahaman Billy tentang makna Paskah tentu saja masih belum sempurna. Kita tahu bahwa Yesus mati satu kali dan untuk selama-lamanya (Roma 6:10; Ibrani 10:12) dan tentu, hanya sekali pula bangkit dari kematian.
Tiga hari setelah menanggung hukuman atas dosa kita di kayu salib, Yesus yang tidak berdosa menaklukkan kematian dengan bangkit dari kubur dan mematahkan kuasa dosa. Pengorbanan terakhir dengan darah inilah yang membuka satu-satunya jalan bagi manusia untuk dapat memiliki hubungan dengan Allah sekarang dan tinggal bersama-Nya untuk selamanya.
Bukan hanya itu saja, sebelum naik ke surga, Dia telah berjanji akan menyediakan tempat bagi kita (I Yohanes 14:1-4), dan datang kembali suatu hari nanti. Kelak kita bakal bersama-sama dengan Juruselamat kita yang telah bangkit.
Itulah mengapa setiap tahun di masa Paskah – bahkan, setiap hari di sepanjang tahun – kita memiliki alasan untuk merayakan kebangkitan Juruselamat kita. CHK

Bersukacitalah senantiasa sebab Yesus Kristus telah bangkit dan mengalahkan maut.

Sumber : Santapan Rohani / bm

Minggu, 06 April 2014

Berita : Indonesia Berterima Kasih kepada Bill Gates

JAKARTA, KOMPAS.com -- Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengatakan, Indonesia sangat berterima kasih kepada salah satu filantropi dunia, Bill Gates, yang telah mendonasikan dananya sebesar 40 juta dollar AS atau sekitar Rp 451,3 miliar untuk program kesehatan di Tanah Air.
"Indonesia sangat berterima kasih kepada Bill Gates yang telah peduli terhadap kondisi kesehatan bangsa Indonesia," kata Agung, Minggu (6/4/2014), seperti dikutip dari Antara.
Agung menjelaskan, pihaknya telah bertemu dengan Bill Gates pada Sabtu (5/4/2014). Kedatangan Bill Gates ke Tanah Air, tambah Agung, terkait dengan peluncuran Indonesia Health Fund. "Donasi dari Bill Gates ditambah donasi dari pengusaha lokal Indonesia akan disalurkan untuk program Indonesia Health Fund," katanya.
Nantinya, dana tersebut akan digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan, yaitu malaria, TBC, HIV/AIDS, demam berdarah, dan Keluarga Berencana (KB). Untuk itu, Agung mengharapkan Bill Gates bisa menginspirasi pengusaha lokal untuk berdonasi di Indonesia Health Fund.
Donasi tersebut, kata Agung, bersifat sistemik dan akuntabel untuk memberikan kepastian pada penanganan sejumlah penyakit yang kini masih menjadi masalah serius di Indonesia. Meski sebagian besar pengusaha lokal sudah memiliki program kemanusiaan melalui aksi kepedulian sosial perusahaan atau CSR, tetapi tidak bersifat sistemik dan akuntabel.
"Padahal, masih banyak penyakit menular yang menjadi masalah serius, seperti tuberculosis, malaria, HIV/AIDS, deman berdarah dengue, dan sebagainya," katanya.
Penyakit-penyakit tersebut, kata Agung, tidak mungkin ditangani secara sendiri oleh pemerintah melalui alokasi dana APBN. Untuk itu, Agung berharap pengusaha lokal bisa membantu dengan cara melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Bill Gates.
Sebelumnya, Bill Gates bersama delapan pengusaha Indonesia mendonasikan dana total 80 juta dollar AS (setara dengan Rp 902 miliar). Delapan pengusaha tersebut mendermakan dana masing-masing 5 juta dollar AS (Rp 56,5 miliar).

Mereka adalah Adrian Bramantyo Musyanif (CEO Samali Hotel and Resorts), Benny Tjokrosaputro (pendiri PT Hanson Tbk), Ted Sioeng (pemilik sejumlah media berbahasa Tionghoa di Indonesia dan AS/Sioeng Grup), Edward S Soeryadjaya (Chairman Ortus Holdings), Luntungan Honoris (Presiden Komisioner Modernland), Henry J Gunawan (Presdir Gala Bumi Perkasa), Anne Patricia Sutanto (Presdir Pancaprima Ekabrothers), dan Hendro S Gondokusumo (Presdir dan CEO PT Intiland Development Tbk).


Sumber : www.kompas.com

Renungan Harian Online : Ujian Kehidupan

sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.- Yakobus 1:3

Hidup adalah ujian. Ujian-ujian inilah yang pada akhirnya akan membentuk hidup kita memiliki karakter seperti Kristus. Karena proses pembentukan karakter seperti Kristus tidak akan pernah berhenti, demikian juga halnya dengan ujian. Setiap hari kita akan dihadapkan dengan ujian, bahkan setiap saat kita akan mengalaminya. Ujian hidup tidak akan pernah berhenti.
Seperti Adam dan Hawa yang gagal dalam ujian di taman Eden. Seperti ketika Abraham mempertimbangkan apakah akan mengambil Hagar sebagai isterinya. Seperti ketika Daud melihat tubuh seksi Batsyeba yang sedang mandi. Seperti ketika mata Yudas jadi silau karena sejumlah uang sebagai penukar gurunya. Seperti perempuan Siro-Fenisia yang tetap memohon kepada Yesus meski dikatakan anjing. Seperti ketika Paulus menganggap semua masa lalunya adalah sampah dan lebih menikmati penderitaannya bersama Kristus.
Itulah sekelumit tentang ujian hidup. Ada yang gagal, tapi ada juga yang berhasil. Kita pun akan mengalami ujian hidup. Hanya kita perlu tahu bahwa ujian hidup tidak selalu dalam hal-hal besar. Hal-hal kecil yang tidak pernah kita sadari sebenarnya juga adalah ujian. Saat hujan deras atau saat panas menyengat adalah ujian apakah kita bisa bersyukur atau tidak. Sikap kita terhadap pelayan adalah ujian, apakah kita menghargai ataukah sebaliknya melecehkan. Selipan uang di bawah meja adalah ujian, apakah kita memiliki integritas ataukah sebaliknya kita bisa dibeli dengan uang.
Ujian kadangkala datang lewat sakit namun bisa juga datang dalam sehat. Bisa datang lewat kemiskinan namun bisa juga datang lewat kekayaan. Bisa datang saat malapetaka datang, namun bisa juga datang lewat berkat. Bisa datang lewat janji yang tertunda, tapi bisa juga datang lewat hadiah yang tiba-tiba. Bisa datang lewat doa yang tak terjawab, kritikan-kritikan tak beralasan, atau bahkan tragedi yang selayaknya tidak terjadi dalam kehidupan anak Tuhan. Respon kita terhadap semua hal itu akan menunjukkan apakah kita lulus ujian atau tidak. Jika lulus berarti karakter kita makin terbentuk dan menjadi semakin mirip dengan Kristus. Jika tidak, itu berarti kita harus mengulang kembali ujian di mana kita gagal. Tapi seharusnya kita punya kerinduan yang sama untuk lulus dalam ujian kehidupan.



Menyadari bahwa sikap dan keputusan dalam hal terkecil sekalipun adalah ujian kehidupan

Sumber .id-id.facebook.com/SarapanFirman

Senin, 31 Maret 2014

Renungan Harian Online : Berhenti Sejenak

Matius 14:23


Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. Ketika hari sudah malam, Ia sendirian di situ.





Jika Anda pernah memperhatikan burung merpati saat sedang berjalan, dia membuat satu langkah, berhenti, baru melangkah lagi, dan terus begitu. Menurut sebuah riset, hal itu terjadi karena burung merpati penglihatannya tidak bisa fokus secara otomatis ketika berjalan, sehingga dia perlu memfokuskan ulang setiap kali melangkah.

Belajar dari burung merpati, dalam kehidupan ini kita butuh waktu untuk berhenti sejenak dan memfokuskan kembali pandangan kita sebelum melanjutkan melangkah. Menyendiri dalam bahasa Inggris yaitu "Solitude" yang dalam kamus Webster sinonimnya adalah pemisahan atau pemutusan, kita perlu memisahkan diri dan memutuskan diri dari kesibukan dan kembali berfokus kepada Tuhan. Yesus menyediakan waktu-waktu khusus untuk  menyendiri. Bukankah kita lebih lagi membutuhkannya?  Mengapa?

- Menyendiri memberi waktu bagi kita untuk berdoa Markus 1:35

-Menyendiri memberi kita waktu untuk merenungkan Firman Tuhan dan menghindari dosa Mazmur 4:4-5

- Menyendiri memberikan kita kekuatan saat menghadapi pencobaan Mazmur 63:6-7

Kebanyakan kita berpikir bahwa menyendiri atau menyepi itu penuh dengan kehampaan dan rasa kosong, namun jika kita menyendiri bersama Tuhan maka waktu-waktu itu menjadi sangat berarti, kaya dan sangat berharga. Untuk itu, mari selalu sediakan waktu untuk menyendiri bersama-Nya.


Berilah waktu bagi Tuhan dan juga diri Anda sendiri untuk menyepi dan menfokuskan pandangan kepada tujuan yang Tuhan mau Anda capai.

Sumber : Crosswalk | Jawaban.com | Puji Astuti

Rabu, 12 Februari 2014

Renungan Harian Online : Sumber Kasih

1 Yohanes 4:7


 "Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah, dan setiap orang yang mengasihi lahir dari Allah dan mengenal Allah."







Seorang atheis banyak melakukan perbuatan-perbuatan baik, yang bahkan mungkin lebih baik daripada orang yang percaya. Mereka membagi makanan, memberi pakaian, atau hal lain. Namun, jika mereka tidak mengenal atau bahkan tidak mengakui Allah, maka semua itu sia-sia belaka.

Sebaliknya, sebagai orang percaya kita mengakui Allah dan percaya kepada-Nya. Namun kemudian yang kita lakukan adalah membenci seseorang yang mungkin telah merebut posisi kita di kantor, seseorang yang menduakan kita, seseorang yang berbuat hal-hal yang membuat kita membencinya. Namun, jika kita benci pada seseorang, maka kepercayaan kita kepada Allah pun menjadi suatu hal yang sia-sia belaka.

Karena itu artinya kita tidak mengenal Allah sepenuhnya dan bahkan tidak mengerti siapa Dia, Seseorang yang tidak pernah kita lihat. Karena itu berarti, kita menipu diri sendiri dan menyatakan bahwa kita seorang percaya yang taat beribadah saja.

Allah yang kita sembah adalah Allah yang penuh kasih. Seperti kita ketahui, Dia bahkan rela turun ke dunia dan merendahkan Diri-Nya bagi kita ciptaan-Nya. Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi. Bukan hanya saat seseorang mengasihi kita, bahkan saat dia mengutuki, berbuat jahat, ataupun melukai hati kita sekalipun.

Jadi jika bicara tentang kasih, maka kita bicara tentang Allah yang merupakan sumber kasih tersebut. Bicara tentang Allah, berarti bicara tentang semua perbuatan-Nya bagi kita dan apa yang diminta-Nya bagi kita. Mari kita saling mengasihi dan hiduplah dalam kasih itu seutuhnya.




Hidup dalam kasih Allah dan hidup mengasihi berarti tidak ada tempat bagi kebencian, akar pahit, dan kejahatan bertahta di dalam hati kita. Karena itu, marilah kita saling mengasihi, dengan kasih Allah yang utuh.

Sumber : jawaban.com by lois ho

Jumat, 17 Januari 2014

Tips : 10 Cara praktis mencegah dan mengatasi hipertensi

Hipertensi atau darah tinggi adalah masalah kesehatan yang tentu tidak asing lagi bagi Anda. Seperti diketahui, ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang terkena, diantaranya adalah faktor keturunan, konsumsi garam yang berlebihan, dan bahkan stres.
Melihat efek yang dapat ditimbulkan bagi diri manusia, mau tidak mau kita harus mencegah dan bahkan mengatasinya (kalau sudah terkena). Berikut 10 cara praktis agar Anda tidak mengalami atau bahkan Anda bisa mengurangi hipertensi Anda:  
1. Kurangi konsumsi garam dalam makanan Anda. Jika Anda sudah menderita tekanan darah tinggi sebaiknya Anda menghindari makanan yang mengandung garam.

2. Konsumsi makanan yang mengandung kalium, magnesium dan kalsium. Kalium, magnesium dan kalsium mampu mengurangi tekanan darah tinggi.

3. Kurangi minum minuman atau makanan beralkohol. Jika Anda menderita tekanan darah tinggi, sebaiknya hindari konsumsi alkohol secara berlebihan. Untuk pria yang menderita hipertensi, jumlah alkohol yang diijinkan maksimal 30 ml alkohol per hari sedangkan wanita 15 ml per hari.

4. Olahraga secara teratur bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Jika Anda menderita tekanan darah tinggi, pilihlah olahraga yang ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, lari santai, dan berenang. Lakukan selama 30 hingga 45 menit sehari sebanyak 3 kali seminggu.

5. Makan sayur dan buah yang berserat tinggi seperti sayuran hijau, pisang, tomat, wortel, melon, dan jeruk.

6. Jalankan terapi anti stres agar mengurangi stres dan Anda mampu mengendalikan emosi Anda.

7. Berhenti merokok juga berperan besar untuk mengurangi tekanan darah tinggi atau hipertensi.

8. Kendalikan kadar kolesterol Anda.

9. Kendalikan diabetes Anda.

10. Hindari obat yang bisa meningkatkan tekanan darah. Konsultasikan ke dokter jika Anda menerima pengobatan untuk penyakit tertentu, untuk meminta obat yang tidak meningkatkan tekanan darah.

Mudah bukan cara-caranya? Tunggu apa lagi? Yuk segera mempraktikkannya di dalam kehidupan sehari-hari. 

Sumber : www.jawaban.com

Renungan Harian Online : Mengakui Kesalahan

1 Yohanes 1:9
Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan


Jim Bakker, penginjil TV terkenal pernah mengalami kejatuhan pada awal tahun 1990. Dia dipenjara selama 5 tahun karena menyalahgunakan dana yang diberikan bagi pelayanannya dan juga jatuh dalam dosa perzinahan. Namun pada akhir November 1996 dalam wawancara langsung dengan Larry King, dia mengaku kesalahannya dengan jujur dan bersyukur karena Tuhan telah menyadarkannya selama di penjara.
Mengakui kesalahan bukanlah hal yang mudah dilakukan. Untuk melakukannya diperlukan sikap keterbukaan dan kerendahan hati. Banyak orang tidak berani mengakui kesalahan karena takut ditolak dan dianggap lemah oleh orang lain.
Salah satu tanda orang yang "besar" adalah mengakui kesalahan. Mengakui kesalahan adalah sifat yang mulia. Disadari atau tidak, ada hal terbaik yang kita pelajari dari sikap seperti ini, yaitu menyadari dan tidak mengulang kesalahan yang sama untuk kedua kalinya.

Mengakui kesalahan membuat anda lebih bijaksana daripada sebelumnya ― Arthur Guiterman


Sumber : www.jawaban.com

Minggu, 05 Januari 2014

TIPS : Cara menggemukkan badan secara alami dan cepat

Cara menggemukkan badan secara alami dan cepat :

  1. Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah memiliki target berat badan yang ideal, berat badan ini dapat anda ketahui dengan rumus tinggi badan dikurang 110, atau secara lengkapnya dapat anda lihat di artikel kami rumus cara menentukan berat badan ideal.
  2. Memperbanyak porsi makan yang bergizi
    Salah satu cara alami adalah dengan memperbanyak porsi makanan dalam tiap harinya. Namun makanan yang anda makan haruslah makanan yang sehat dan terbebas dari bahan pengawet.
  3. Waktu makan yang terjadwal
    Anda harus rutin
      dan tepat waktu dalam hal jam makan, usahakan jika anda sarapan jam 7, makan siang jam 12 siang, dan makan malem jam 7 malam, lakukan cara ini rutin, plus usahakan makanan yang anda konsumsi memiliki kandungan karbohidrat tinggi. Satu lagi usahakan anda selalu ngemil makanan sehat untuk mempercepat proses pengemukan.
  4. Memperbanyak minum susu 
    Usahakan anda selalu rutin meminum susu minimal 2 kali dalam sehari, pilih susu dengan kandungan lemak tak jenuh namun banyak lemak baiknya.
      Serta jangan lupa cukupi kebutuhan air minum anda setiap hari.
  5. Hindari fikiran stress
    Masalah yang satu ini harus selalu anda jaga, jangan sampai tubuh kita stress, jika sudah stess maka kita akan cepat kurus dan susah makan, satu lagi stress dapat menimbulkan jerawat, jika fikiran mulai stress refresing sejenak untuk jalan-jalan kekebun yang sejuk.
  6. Istirahat yang cukup
    Salah satu hal yang harus anda perhatikan agar tubuh anda cepat gemuk adalah istirahat yang cukup, usahakan anda jangan terlalu sering bergadang, dan
      waktu tidur anda tidak kurang dari 8 jam permalannya.
Itulah sedikit pembahasan mengenai cara menggemukan badan dengan cara alami dan cepat, semoga bermanfaat.

Sumber : trik-tips-sehat.blogspot.com

Renungan Harian Online : Bersyukur Atas Tahun 2014

Mazmur 5:8


Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.



Wow, tidak terasa kita sudah menginjak hari kelima di tahun 2014. Secara pribadi, saya begitu merasakan dan mengalami berbagai kebaikan Tuhan selama beberapa hari ini. Atas kenikmatan yang saya telah peroleh tersebut, saya mengaku saya sungguh bersyukur kepada-Nya.

Berbicara tentang mengucap syukur, saya percaya Anda sudah membaca atau bahkan mendengar topik ini puluhan bahkan ribuan kali. Namun begitu, saya meyakini bahwa hal mengucap syukur harus terus disampaikan kepada orang-orang percaya. Mengapa? Karena di dalam ucapan syukur, kita mengenal dan memahami siapa kita dan Tuhan yang selama ini kita sembah.

Mungkin di pandangan orang-orang sekitar, Anda adalah orang yang cerdas, pekerja keras, dan memiliki banyak kemampuan, tetapi tetap saja itu semua tidak menjamin bahwa Anda bisa memperoleh segala sesuatunya. Jika mau jujur - harta, kebahagiaan, kesehatan, pekerjaan yang baik, sukacita, damai sejahtera, itu semua bisa Anda nikmati karena Tuhan. Dialah penyedia seluruhnya.  

Oleh sebab itu, seperti halnya Raja Daud yang setia mengucap syukur setiap menerima kebaikan Tuhan, maka marilah kita melakukannya juga. Datang dan naikkan ungkapan terima kasih. Katakan kepada-Nya bahwa Dia baik dan patut menerima pujian, hormat, kemuliaan, sembah, sampai masa akhir kehidupan Anda.


Jika ada tindakan tepat untuk mengawali tahun 2014 maka itu adalah bersyukur kepada Tuhan.


Sumber : Jawaban.Com / bm
SELAMAT DATANG. AYO BELAJAR FIRMAN TUHAN AGAR BERTUMBUH ROHANI KITA

SKALI2 BACA BAGIAN HUMOR AGAR MENYEGARKAN TUBUH KITA

WELCOME! ,PLEASE SHARE THIS BLOG TO YOUR FRIENDS

Cari Topik

Google

KATA-KATA BIJAK UNTUK YG INGIN SUSKES DI DUNIA KERJA

Iman tanpa perbuatan adalah mati


dari Bible

BELANJA ONLINE

Humor

PEMAKSAAN
Dikirimkan oleh Team i-Humor pada Sen, 11/29/1999 - 17:00.
Amin masuk ke sebuah restoran bersama anjing kecilnya. Pegawai restoran berkata, "Maaf Pak, tidak boleh membawa binatang ke sini." Amin menolak dan berkata, "Ini anjing bukan sembarang anjing lho ... dia ini istimewa .... Dia bisa bermain piano!"
"Oke! Kalau Anda bisa membuktikan kehebatannya, anjing Anda boleh tetap berada di dalam restoran ini dan dapat minum gratis!"
Amin membawa anjingnya duduk di kursi piano. Anjing kecil itu langsung beraksi memainkan lagu-lagu Mozart, Ragtime, dan lain-lain. Pegawai restoran dan pengunjung sangat menikmati permainannya.
Tiba-tiba seekor anjing besar masuk ke restoran itu dan menggigit leher anjing kecil itu sambil diseret ke luar dari restoran. Pegawai restoran yang bingung bertanya kepada Amin, "Apa yang terjadi?"
Dengan tenang Amin menjawab, "Ohhh, itu Ibunya. Dia ingin anaknya itu menjadi dokter gigi!"
Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri. (1Petrus 5:2)
Sumber: Buffalosjokes