Rabu, 26 Juni 2013

Umat Kristen Dihimbau Untuk Berdoa Sepanjang Bulan Puasa



    Open Doors Amerika, sebuah organisasi yang fokus dalam pengawasan tindak penganiayaan terhadap umat Kristen, menghimbau seluruh umat Kristen untuk turut berpartisipasi selama bulan puasa yang dijalani oleh umat Muslim di dunia. Mereka menganjurkan untuk berdoa bagi umat Kristen yang tinggal di negara-negara Islam sebagai kaum minoritas. Sehingga melalui doa mereka dikuatkan dalam menghadapi satu bulan penuh bulan suci Ramadan.
   Michele Millar mengatakan "Sepanjang bulan Ramadan ini, kita perlu mendoakan saudara kita yang beragama Kristen yang berada di negara-negara Muslim. Dan juga berdoa bagi mereka umat Muslim. Masih banyak dari mereka yang belum mengenal kasih dan cinta dari Yesus Kristus."
    Ramadan yang berlangsung sejak 9 Juli sampai 7 Agustus mendatang diharapkan mendapatkan topangan doa dari orang-orang Kristen yang mendapatkan penganiayaan karena tidak mengikuti puasa selama Ramadan. Orang Kristen yang tinggal di negara yang dominan Muslim, sering kali dianiaya karena tidak berpuasa dan berpartisipasi sesuai dengan tradisi Islam.
Mari umat Kristen turut berpartisipasi melalui doa agar saudara-saudara kita yang ada di dunia khususnya negara yang di dominasi Muslim tetap kuat dalam menghadapi kondisi yang terjadi selama bulan puasa ini.

Sumber : www.jawaban.com


Tuhan Bisa Pakai Apapun




2 Raja-Raja 4 : 2

 Jawab Elisa kepadanya : "Apakah yang dapat kuperbuat bagimu? Beritahukanlah kepadaku apa-apa yang kau punya di rumah." Berkatalah perempuan itu : "Hambamu ini tidak punya sesuatu apapun di rumah, kecuali sebuah buli-buli berisi minyak."



Masih ingatkah kejadian dimana Elisa menyehatkan air di Yerikho hanya dengan garam? Atau ketika dia melemparkan tepung dalam kuali maut untuk menyelamatkan rombongan nabi yang keracunan makanan, juga saat Elisa melemparkan sepotong kayu untuk mengambil mata kapak yang terjatuh ke sungai? Atau mungkin juga ketika dia menyelamatkan seorang anak hanya dengan membaringkan tubuhnya di atas anak tersebut?

Elisa memakai berbagai cara dan menggunakan apa yang mungkin ada di sekitarnya pada waktu itu dan apa yang dia kerjakan, Tuhan pun buat berhasil. Hal yang sama juga terjadi ketika Elisa didatangi oleh seorang janda dari nabi yang meninggal, yang saat itu dalam keadaan kepepet karena kedua anaknya hendak diambil sebagai pengganti hutang. Saat itulah hanya dengan minyak yang ada pada janda itu, janda itu dapat terbebas dari hutangnya.

Seringkali kita begitu stres saat terhimpit masalah. Kita merasa seperti tidak ada jalan keluar padahal Tuhan selalu punya jalan keluar untuk kita. Seringkali, jalan keluar itu ada di sekitar kita bahkan masalah yang kita hadapi dapat jadi batu loncatan bagi kita.

Yang perlu kita lakukan hanyalah dekat dengan yang Di Atas. Tuhan bisa buka jalan saat tiada jalan. Tuhan bisa pakai masalah jadi batu loncatan, Tuhan juga bisa pakai apa saja untuk memberikan kita kelegaan. Yang perlu kita lakukan hanyalah mendekat pada-Nya dan belajar untuk takut akan Dia.

Kemudian kita akan lihat hasilnya, jika kita diibaratkan seperti janda itu, kita dapat menjual minyak mujizat itu dan punya jalan keluar terbaik. "Pergilah, juallah minyak itu, bayarlah hutangmu, dan hiduplah dari selebihnya, engkau serta anak-anakmu." ujar nabi Elisa. Jadi pergilah, kerjakan apa yang menjadi bagianmu dan Tuhan mengerjakan bagian-Nya dan engkau akan hidup dari selebihnya, engkau serta anak-anakmu.



Masalah yang datang berarti akan ada mujizat yang terjadi dalam kehidupan kita yang mampu menyelamatkan kita. Syaratnya, bersandar pada Tuhan dengan sepenuhnya dan Tuhan bisa pakai apapun untuk menyelamatkan kita.

Sumber : jawaban.com by lois horiyanti