TUHAN, BERKATILAH SAUDARA/SAUDARI YANG MEMBACA/BUKA BLOG INI ^^

Sabtu, 24 Juli 2010

Berterima kasih

Kolose 3:17
“Segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita”


Tolong dan terima kasih adalah sebagian dari kata-kata pertama yang diajarkan kepada kita. Tak ada yang segembira orangtua atau kakek dan nenek, saat seorang anak mengucapkan kata-kata itu untuk pertama kalinya dan tahu hubungan antara meminta dengan sopan dan menerima dengan berterima kasih.

Namun, saya yakin bahwa saat kita tumbuh dewasa, kita lebih terlatih untuk berkata “tolong” daripada “terima kasih”, terutama kepada Bapa surgawi. Kita lebih memusatkan perhatian kepada kebutuhan yang mendesak daripada apa yang sudah kita terima; kita lebih banyak memohon daripada menaikkan pujian.

Dalam Kolose 3, Paulus tiga kali mengingatkan kita untuk tetap bersyukur kepada Allah: “bersyukurlah” (ayat 15); bernyanyi dengan penuh syukur kepada Tuhan (ayat 16); “lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita” (ayat 17).

Dr. Michael Avery, presiden Sekolah Alkitab Allah di Cincinnati, Ohio, berkata, “Aroma harum dari jiwa yang bersyukur, menghormati dan memuliakan Allah. Hal itu mengusir kemuraman dan mendatangkan kedamaian yang indah serta pengharapan yang penuh berkat. Rasa syukur mendorong kemurahan hati.” Bersyukur kepada Allah itu adalah suatu tindakan yang baik.

Mengucap syukur seharusnya merupakan sikap yang terus menerus, bukan kadang-kadang.

Sumber : www.jawaban.com

Rabu, 21 Juli 2010

Humor : UANG BUKAN SEGALANYA



Uang bisa membeli rumah,
tapi tidak bisa membeli kenyamanan.

Uang bisa membeli tempat tidur,
tapi tidak bisa membeli tidur nyenyak.

Uang bisa membeli buku,
tapi tidak bisa membeli pengetahuan.

Uang bisa memberikan jabatan,
tapi tidak bisa memberikan hormat.

Uang bisa membeli obat,
tapi tidak kesehatan.

Uang bisa membeli darah,
tapi tidak kesehatan.

Jadi tau `kan sekarang, uang itu bukan segalanya. Lagipula uang sering
membawa penderitaan.

Aku memberitahukanmu hal ini karena aku temanmu, dan sebagai teman,
aku ingin mengambil alih semua penderitaanmu.

Jadi kirimkan semua uangmu dan biar aku saja yang menderita. Mana ada
teman sepertiku?!

"Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka." (1 Timotius 6:10)
      
Sumber :www.sabda.org

Senin, 19 Juli 2010

Tergesa Membawa Celaka

Amsal 16:32
“Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan”


Alkisah pada masa dinasti Song ada seorang petani yang tidak pernah sabar. Ia merasa padi di sawahnya tumbuh sangat lambat. Akhirnya ia berpikir, “Jika saya menarik-narik padi itu ke atas, bukankah saya membantunya bertumbuh lebih cepat?” Lalu ia menarik-narik semua padinya. Sampai di rumah, dengan bangga ia bercerita kepada istrinya bahwa ia baru saja membantu padinya bertumbuh lebih cepat.

Keesokkan harinya ia pergi ke sawah dengan bersemangat, tetapi betapa kecewanya ia ketika melihat bahwa semua padi yang kemarin ditariknya ke atas sudah mati. Karena tidak sabar, “usahanya untuk membantu” malah membuatnya rugi besar.

Demikian pula dengan Saul, raja Israel. Sebelum Saul berperang ke Gilead melawan bangsa Filistin, Samuel sudah berpesan bahwa ia akan datang kepada Saul untuk mempersembahkan korban. Samuel meminta Saul menunggu ia datang untuk memberi instruksi (I Samuel 13:8). Namun, Saul tidak mengindahkan perintah Samuel maupun hukum Tuhan. Ia tidak sabar menunggu Samuel. Ia lebih takut ditinggalkan rakyatnya dari pada takut pada Tuhan. Ketidaksabarannya membawa dampak yang fatal, Tuhan menolaknya sebagai raja (ayat 14).

Dalam hidup ini, kita juga kerap tidak sabar menunggu waktu Tuhan. Ketika pertolongan Tuhan rasanya tak kunjung tiba, jangan tergesa mengambil jalan. Bukannya menyelesaikan masalah, malah sering kali mendatangkan masalah baru yang justru lebih besar! Akar ketidaksabaran adalah tidak percaya. Jika kita sungguh-sungguh percaya Allah mampu menolong, kita akan menanti Dia dengan sabar.

Dalam hidup orang yang sabar selalu ada banyak kesempatan untuk Allah bekerja.

Sumber: Renungan Harian Edisi Setahun

Senin, 12 Juli 2010

Buah Roh

Bacaan : 2 Petrus 1:1-8

Billy Graham pernah berceritakan tentang pertobatan yang dialami oleh H.C. Morrison, pendiri dari Asbury Theological Seminary. Ia mengungkapkan bahwa pada suatu hari, Morrison, yang pada waktu itu bekerja di tanah pertanian, sedang membajak di sawah. Tiba-tiba ia melihat seorang pendeta Metodis yang sudah tua lewat dengan kudanya.

Morrison mengenal orang tua itu sebagai orang yang sangat ramah dan saleh. Ketika melihat orang tua tersebut lewat pada hari itu, ia seperti disadarkan akan dosanya yang sangat besar hingga ia jatuh berlutut. Di antara pematang-pematang sawahnya, ia menyerahkan hidupnya kepada Allah.

Ketika mengakhiri kisah nyata itu, Billy Graham berdoa dengan sungguh-sungguh, "Ya Allah, jadikanlah aku orang kudus seperti itu."

Agustinus berkata, "Apakah Anda ingin menjadi kudus? Kalau begitu, praktekkanlah mulai sekarang." Kekudusan yang sejati dan abadi berasal dari siapa diri kita. Meski tidak melakukan apa pun, kita tetap dapat memberi hal-hal yang bermanfaat bagi orang lain apabila kehidupan kita dibentuk oleh kasih karunia Allah. Bahkan tatkala kita tersisih karena usia tua, penyakit, atau keadaan, kita tetap bisa berbuah. Entahkah Anda tengah terbaring di tempat tidur atau terkurung di dalam rumah, hidup Anda yang kudus tetap dapat menjadi kesaksian yang baik.

Ini hanya bisa terjadi jika kita memiliki hubungan yang dekat dengan Yesus (Yohanes 15:1-11). Pada saat itulah kita akan menghasilkan buah yang "tetap" (ayat 16) -DHR

KESAKSIAN YANG PALING KUAT ADALAH HIDUP KUDUS

Sumber : www.sabda.org

Humor : Cukur


Di sebuah tempat pemangkasan rambut, seorang pria sedang dicukur
rambutnya. Tiba-tiba masuklah seorang pria lain yang terlihat panik
dan berteriak kebingungan, "Edie, rumahmu terbakar. Ayo cepat ...!!"

Spontan pria yang sedang dicukur rambutnya tersebut bangkit dari
tempat duduknya tanpa mempedulikan rambutnya yang belum selesai
dicukur. Dia berlari bagaikan orang gila karena panik. Setelah berlari
sepanjang kurang lebih 1 km, tiba-tiba dia berhenti.

"Hey," dia berkata pada dirinya sendiri, "Buat apa aku berlari? Namaku
khan bukan Edie!"

---------------------------------------------------------------------
"Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya
dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?" (Matius 6:27)

Sumber : www.sabda.org
SELAMAT DATANG. AYO BELAJAR FIRMAN TUHAN AGAR BERTUMBUH ROHANI KITA

SKALI2 BACA BAGIAN HUMOR AGAR MENYEGARKAN TUBUH KITA

WELCOME! ,PLEASE SHARE THIS BLOG TO YOUR FRIENDS

Cari Topik

Google

KATA-KATA BIJAK UNTUK YG INGIN SUSKES DI DUNIA KERJA

Iman tanpa perbuatan adalah mati


dari Bible

BELANJA ONLINE

Humor

PEMAKSAAN
Dikirimkan oleh Team i-Humor pada Sen, 11/29/1999 - 17:00.
Amin masuk ke sebuah restoran bersama anjing kecilnya. Pegawai restoran berkata, "Maaf Pak, tidak boleh membawa binatang ke sini." Amin menolak dan berkata, "Ini anjing bukan sembarang anjing lho ... dia ini istimewa .... Dia bisa bermain piano!"
"Oke! Kalau Anda bisa membuktikan kehebatannya, anjing Anda boleh tetap berada di dalam restoran ini dan dapat minum gratis!"
Amin membawa anjingnya duduk di kursi piano. Anjing kecil itu langsung beraksi memainkan lagu-lagu Mozart, Ragtime, dan lain-lain. Pegawai restoran dan pengunjung sangat menikmati permainannya.
Tiba-tiba seekor anjing besar masuk ke restoran itu dan menggigit leher anjing kecil itu sambil diseret ke luar dari restoran. Pegawai restoran yang bingung bertanya kepada Amin, "Apa yang terjadi?"
Dengan tenang Amin menjawab, "Ohhh, itu Ibunya. Dia ingin anaknya itu menjadi dokter gigi!"
Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri. (1Petrus 5:2)
Sumber: Buffalosjokes