TUHAN, BERKATILAH SAUDARA/SAUDARI YANG MEMBACA/BUKA BLOG INI ^^

Rabu, 03 November 2010

Jangan Ragukan Allah

Janganlah khawatir dan berkata, ‘apa yang akan kita makan’, atau ‘apa yang akan kita minum’, atau ‘apa yang akan kita pakai’? (Matius 6:31)

Hudson Taylor adalah utusan Injil yang melayani di RRC. Satu kali, ia melayani sepasang suami istri. Pasangan ini adalah pasangan yang amat miskin. Meski sang istri menderita suatu penyakit tapi kemiskinan membuat mereka tidak mampu berobat. Awalnya, Hudson Taylor mengunjungi keluarga ini dengan niat untuk menguatkan mereka dengan kata-kata yang meneduhkan. Namu, orang sakit tidak cukup diberi kata-kata. Ia butuh pengobatan, atau tepatnya ia butuh uang untuk membeli obat dan makanan bergizi. Saat itu, Taylor hanya punya uang satu dollar di dompetnya. Namun, uang itu juga ia butuhkan untuk bertahan hidup. Tapi, saat itu ia mendengar suara agar satu dollar itu ia berikan kepada ibu yang sakit tersebut. Pergulatan batin dialami sang misionaris, haruskah ia memberikan satu-satunya uang yang juga ia butuhkan? Dalam pergumulan itu, lagi-lagi ia mendengar suara. “Hudson Taylor, bukankah kau ini hamba Tuhan? Masakan kau ragu atas pemeliharaan Tuhan atas dirimu?”. Akhirnya Taylor pun memberikan uang itu kepada si ibu. Sukacita melimpah ia dapatkan dan penyertaan Tuhan atas hari-harinya ke depan juga benar-benar nyata dalam hidupnya.

Firman Tuhan jelas mengatakan bahwa hidup ini dipelihara oleh Allah. Bila Allah memelihara hidup kita pada kekekalan, apalagi selama hidup kita di dunia ini! Masalah makan minum bukan perkara yang sukar bagi Allah karena dunia dan segala isinya saja bisa Ia ciptakan. Karena itu, firman Tuhan sering kali berkata jangan khawatir dan jangan pernah khawatir! Pemazmur tahu benar akan hal ini, sehingga ia berkata, “Pertolonganku ialah dari Tuhan, yang menjadikanlangit dan bumi” (Mazmur 121:2).

Terlalu murah bila kita meragukan kuasa Allah hanya karena masalah kecil seperti makanan dan pakaian. Pernahkah Anda melihat seorang anak jutawan mengeluh takut jika ayahnya tidak bisa memberikan makan? Jelas tidak, karena ia tahu ayahnya sangat mampu untuk menyediakannya! Demikian juga kita sebagai anak Tuhan. Masalah kebutuhan hidup sehari-hari bukan hal sulit bagiNya. Dia sangat mampu menyediakannya. Asal kita berusaha dan mengandalkan Dia, pasti Dia memelihara kita dengan caraNya. Anda percaya?

Sejarah telah membuktikan bahwa Tuhan selalu memelihara anak-anakNya.

Sumber : www.jawaban.com

Minggu, 31 Oktober 2010

Kristen Make-Up

Amsal 31:30
“Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan TUHAN dipuji-puji.”


Seorang wanita agar terlihat cantik di depan orang banyak maka ia akan berdandan. Ia akan me-make-up wajahnya dengan alat-alat kecantikan yang ia telah beli dari toko kecantikan tertentu. Pada satu sisi tujuan dari wanita merias wajah adalah baik, tetapi di satu sisi yang lain ada hal kurang baiknya.

Bagi yang terbiasa berdandan, ia tidak akan percaya diri dengan wajahnya yang tanpa make-up sehingga begitu keluar dari rumah maka wajahnya akan penuh dengan warna. Tidak jarang, untuk menipu wajah mereka yang sedang ditumbuhi jerawat maka mereka akan menebalkan riasan wajah agar tidak terlalu kentara dilihat orang.

Orang-orang Kristen sekarang ini cukup banyak yang berlaku layaknya seperti wanita yang me-make-up wajahnya. Agar terlihat orang lain sebagai pengikut Kristus yang taat dan baik, ia memoles habis-habisan sisi penampilan luarnya. Berpakaian rapi dan sopan, wangi, selalu melemparkan senyum kepada orang lain, dan hal-hal baik lainnya.

Jika boleh jujur, Allah tidak terlalu mementingkan semua itu. Dari Alkitab perjanjian lama sampai perjanjian baru diketahui bahwa Allah hanya concern dengan apa yang ada di dalam diri manusia. Bahkan saat Tuhan Yesus datang ke dunia dan melihat hidup ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi yang sepertinya saleh ketika itu, Dia justru memberikan kecaman kepada mereka.

Berpenampilan menarik dan simpatik di depan orang yang kita temui sebenarnya tidak salah, tetapi alangkah lebih baik jika kita lebih memfokuskan diri kepada apa yang dalam diri kita. Implikasinya, ketika kita melakukan apapun di depan orang lain maka apa yang kita lakukan itu benar-benar jujur, apa adanya.

Saat kita tersenyum kepada orang lain maka senyum yang kita lemparkan kepada orang lain itu adalah senyum yang berasal dari dalam hati kita. Saat kita memberikan semangat kepada orang yang sedang dalam putus asa, kata-kata yang kita keluarkan adalah kata-kata yang benar tulus dari dalam diri kita.

Jika ada diantara Anda saat ini yang masih menjadi Kristen make-up, berhentilah sekarang juga! Jadilah pribadi yang jujur kepada Allah dan sesama manusia karena sesungguhnya inilah kerinduan hati-Nya kepada setiap kita, anak-anak yang dikasihi-Nya.

Dari segala yang Allah lihat pada manusia, Dia lebih tertarik dengan hatinya, bukan yang lain.


Sumber : www.jawaban.com

Minggu, 24 Oktober 2010

Humor : Mobil Baru





Minggu pertama setelah suamiku membeli mobil baru, kami parkir di
barisan paling belakang karena tidak ingin dikira pamer.

Saat ngobrol dengan teman-temannya setelah ibadah, suamiku tidak
sengaja menekan tombol alarm untuk mobilnya. Tiba-tiba, alarm mobil
pun menyala dan lampunya berkedip-kedip.

Melihat suamiku gugup mencoba mematikan alarm itu, temannya menyindir,
"Kok, tadi gak diumumin di warta gereja sekalian?"

---------------------------------------------------------------------
"Saudara-saudaraku, janganlah kamu saling memfitnah! Barangsiapa memfitnah saudaranya atau menghakiminya, ia mencela hukum dan menghakiminya; dan jika engkau menghakimi hukum, maka engkau bukanlah penurut hukum, tetapi hakimnya." (Yakobus 4:11)

http://sabdaweb.sabda.org

Doa Yang Ampuh

Matius 6:9-10

Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.


Saat itu aku pulang dari wawancara kerja, jaraknya beberapa ratus kilometer dari rumahku. Lewat tengah malam, mobil tua yang kukemudikan mogok. Aku baru sampai di sebuah kota kecil. Sendirian, mencium uap oli panas yang keluar dari kap mobil, aku bingung harus berbuat apa. Tindakan pertamaku adalah berdoa, “Bapa Kami.” Kata-kata dalam doa yang diajarkan waktu aku kecil itu, masih ku ingat dengan baik. Aku pun tahu bahwa aku ada ditangan Allah.

Saat menunggu dalam gelap di tepi jalan, datang polisi yang menolongku. Kami dapat menstater mobilku dan ia mengantarku ke motel sehingga aku dapat bermalam. Keesokannya, pemilik motel menunjukkan arah apotek tempat saudara perempuanku dapat mengirim uang. Aku berjalan kaki lebih dari satu kilometer. Saat uangnya tiba, pemilik apotek menutup apoterknya dan mengantarkanku kembali ke bengkel.

Ketika kita berjuang untuk menemukan kalimat yang tepat dalam doa, kita dapat menggunakan kalimat Yesus dalam Doa Bapa Kami, “Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya.” (Matius 6:11). Dengan doa ini, Roh Kudus bekerja dalam setiap orang yang ku temui untuk menyediakan segala keperluanku.

Tuhan mengetahui dengan jelas kebutuhan Anda, bahkan ketika Anda tak dapat mengungkapkannya dengan kata-kata yang tepat.


Sumber : www.jawaban.com

Kamis, 14 Oktober 2010

Humor : ANJING MAIN KARTU


Seorang pria melewati sebuah meja di hotel dan melihat tiga orang pria
dan seekor anjing sedang bermain kartu. Anjing itu bermain layaknya
manusia.

"Anjing ini pintar sekali," kata si pria.

"Ngga juga," kata salah satu pemain. "Setiap ia dapat kartu bagus, ia
selalu mengibaskan ekornya."
______________________________________________________________________

Maka kata Yesus kepadanya: "Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya." (Yohanes 4:48)
Sumber : www.sabda.org

BERSAKSI BAGI ALLAH

Kita tidak dapat mengatur Allah. Dia menunjukkan kuasa adikodrati-Nya kepada dunia menurut kehendak-Nya, bukan kehendak kita--dan terkadang dengan cara-cara yang tidak tampak ajaib.

Dalam sebuah film yang dibuat berdasarkan novel The Robe (Jubah), seorang perwira Romawi bernama Marcellus takjub melihat seorang wanita pincang yang bermain lira dan bernyanyi memuji Allah. Marcellus diberitahu bahwa ketika berusia 15 tahun, wanita itu diserang kelumpuhan dan menjadi sangat sedih. Ketika bertemu dengan Kristus, ia berubah menjadi orang yang penuh sukacita. "Tetapi ia tetap tidak dapat berjalan," sanggah Marcellus dengan marah. "Jika Yesus benar-benar berkuasa, mengapa Dia tidak menyembuhkan wanita itu?" "Dia sudah menyembuhkan!" tiba-tiba terdengar suara jawaban.

Seorang pengikut Yesus di zaman modern bernama Michael memiliki kesaksian yang serupa. Meskipun lumpuh dan bergantung pada kursi roda, ia mengadakan perjalanan keliling dunia dengan kuasa Kristus yang memberi kekuatan dan demi kemuliaan-Nya. Setiap kali orang bertanya mengapa Allah belum menyembuhkannya, ia selalu menjawab, "Saya sudah disembuhkan. Saya hanya tidak dapat berjalan!"

Di masa lampau, Allah meneguhkan kesaksian para utusan-Nya dengan tanda-tanda, mujizat-mujizat, berbagai-bagai penyataan kuasa dan karunia-karunia Roh Kudus (Ibrani 2:4). Pada masa kini, bukti terbesar kuasa Allah adalah keajaiban kelahiran baru dan kehidupan yang diubahkan. Apakah dunia melihat di dalam kita bahwa Dia adalah Allah yang sanggup mengadakan mujizat? [JEY]


New life in Christ--miraculous
That we\'re no longer bound by sin;
The power of God--how glorious
That we\'ve been healed and changed within! --Sper

JIKA YESUS MEMBUAT PERBEDAAN DALAM DIRI ANDA
ANDA AKAN MEMBUAT PERBEDAAN DALAM DUNIA

sumber : www.sabda.org

Kamis, 30 September 2010

Cara Hidup

"Bagaimana semuanya bisa kotor secepat ini?" gerutu saya sembari membersihkan kaca meja. "Padahal baru sebulan yang lalu saya membersihkannya."

"Pembersihan adalah sebuah cara hidup, bukanlah suatu peristiwa," jawab suami saya.

Saya tahu perkataannya benar, tetapi saya benci mengakuinya. Saya ingin membersihkan rumah kami satu kali saja dan ingin agar rumah tetap bersih. Tetapi rupanya kotoran tidak mudah menyerah begitu saja. Butir demi butir debu membuat rumah menjadi kotor kembali. Sedikit demi sedikit, noda pun bertumpuk.

Dosa bagaikan debu dan noda di rumah saya. Saya ingin memusnahkannya dengan sekali berdoa untuk mengakui dosa dan bertobat. Tetapi dosa tidak menyerah semudah itu. Perilaku buruk kembali merasuki pikiran demi pikiran saya. Pilihan demi pilihan yang kita ambil menghasilkan tumpukan berbagai konsekuensi yang tidak menyenangkan.

Rasul Paulus memerintahkan jemaat di Kolose untuk membuang "marah, geram, kejahatan, fitnah, dan kata-kata kotor" (Kolose 3:8). Lalu ia mengingatkan jemaat di Efesus, "Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu" (Efesus 4:26).

Kematian dan kebangkitan Kristus menghilangkan kewajiban untuk mempersembahkan korban setiap hari. Tetapi pengakuan dosa dan pertobatan masih diperlukan dalam kehidupan orang kristiani setiap hari. Menyingkirkan hal-hal seperti amarah, kegeraman, dan kejahatan adalah cara hidup, bukan peristiwa yang hanya terjadi satu kali --Julie Ackerman Link

PENGHAPUS TERBAIK DI DUNIA
ADALAH PENGAKUAN JUJUR DI HADAPAN ALLAH

Sumber : www.sabda.org

Serahkan Hidup Anda Pada Sang Maestro


Di depan gerbang sebuah jembatan di salah satu kota Eropa, duduklah seorang peminta-minta yang buta. Untuk mencari nafkahnya, ia setiap hari duduk di situ sambil memainkan biolanya yang sudah usang. Di depannya terletak sebuah kaleng kosong dan dia mengharapkan belas kasihan dari orang-orang yang lalu lalang di depannya, dan melalui permainan biolanya, orang-orang akan memberinya sedikit uang. Demikianlah pengemis miskin ini melakukan kebiasaannya setiap hari.

Pada suatu hari, seorang yang berpakaian sedikit rapi dan berjubah panjang, datang menghampiri pengemis tadi dan meminta agar pengemis itu meminjamkan biola usangnya. Tentu saja dengan sigap pengemis itu menolak dan berkata, "Tidak!! Ini adalah hartaku yang paling mahal!!". Pendatang ini tidak putus asa, dan terus membujuk si pengemis agar mau meminjamkannya biola tersebut hanya untuk sebuah lagu. Akhirnya muncul rasa kepercayaan pada pengemis buta itu, dan dengan perlahan ia memberikan biola tuanya kepada pendatang tersebut.

Pendatang tersebut mengambil biola tua itu dan mulai memainkan sebuah lagu dengan begitu merdu. Suara biola yang begitu halus di tangan si pendatang membuat orang yang lalu lalang berhenti dan mereka mulai berkeliling mengelilingi si pendatang dan pengemis tersebut. Begitu merdunya lagu dan bagusnya permainan biola si pendatang tersebut membuat semua orang terdiam, dan si pengemis buta ternganga tanpa dapat berkata-kata. Kaleng yang tadinya kosong kini telah penuh dengan uang, dan lagu demi lagu telah dimainkan oleh si pendatang tersebut. Akhirnya ia pun harus mengakhiri permainannya, dan sambil mengucapkan terima kasih, ia mengembalikan biola tersebut kepada si pengemis. Si pengemis sambil berurai air mata, dan dengan gemetar bertanya: "Siapakah anda orang budiman?". Si pendatang tersenyum dan dengan perlahan menyebutkan namanya, "Paganini".

Semua orang terdiam. Seorang maestro biola yang bernama Paganini, telah memberikan banyak berkat kepada sang pengemis yang telah memberikan harta kesayangannya untuk dipergunakan oleh sang maestro, betapa menakjubkan!

Ada sebuah jaminan berkat bagi siapa saja yang mau menyerahkan tenaganya, hartanya, talentanya, kepada sang 'Maestro' kita yaitu Yesus Kristus.

Sumber : Enli, CloveS Community

Kamis, 16 September 2010

BAN SEREP

Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk semua orang kudus (Efesus 6:18)


Diana adalah wanita karier. Setiap hari hidupnya lekat dengan setir kemudi. Ia biasa menyetir sendiri mobil sedannya ke mana-mana. Suatu hari ban mobilnya bocor di jalan tol. Segera ia menelepon teman untuk minta bantuan. "Di mobilmu pasti ada ban serep, " seru temannya, "Tahukah kamu cara memasangnya?" Diana menjawab: "Jangankan memasangnya, di mana letak ban serep itu saja aku tidak tahu!" Ban serep memang jarang diperhatikan. Ia baru diingat dan dicari saat kondisi sedang darurat.

Sama halnya dengan doa. Orang sering memandang doa sebagai ban serep. Mereka tekun berdoa saat hidup sudah terasa tidak karuan. Begitu jalan hidup kembali lapang, doa pun menghilang. Sikap ini bertentangan dengan pandangan Rasul Paulus. Ia memandang doa sebagai "senjata Allah". Doa harus terus dikenakan agar orang beriman dapat bertahan dalam godaan. Ia harus dinaikkan "setiap waktu" (ayat 18). Kata "waktu" di sini memakai istilah kairos yang berarti kesempatan. Jadi, berdoalah pada setiap kesempatan yang muncul. Berdoa setiap waktu bukan berarti 24 jam kita harus melipat tangan dan menutup mata, melainkan terus hidup dalam kontak batin dengan Tuhan. Menyadari kehadiran-Nya. Doa harus dijadikan setir kemudi. Sesuatu yang utama, penting, dan mengendalikan sepak terjang kita. Dengan hidup dalam suasana doa, Tuhan bisa memimpin kita berkata dan bertindak sesuai kehendak-Nya. Kita bisa terus sehati sepikir dengan-Nya (ayat 19, 20).

Cobalah periksa kehidupan doa Anda akhir-akhir ini. Bagi Anda, apakah doa menjadi sekadar ban serep, atau menjadi setir kemudi yang mengendalikan arah hidup Anda? --JTI

BERDOA SETIAP WAKTU

MENGHINDARKAN KITA DARI MASALAH YANG TIDAK PERLU

Sumber : www.sabda.org

Senin, 13 September 2010

Inilah Alasan Mengapa Anda Harus Membicarakan Orang Lain

Bagi sebagian besar wanita di dunia, membicarakan orang lain adalah hal yang seru. Walaupun tidak semua sependapat dengan ini, tetapi harus diakui para kaum Hawa lah yang suka untuk membahas hal-hal yang mereka lihat, alami, atau rasakan kepada sesamanya. Lalu bagaimana dengan pria? apakah kaum adam tidak pernah “merumpi”? jawabannya tentu saja ada, hanya saja jumlah tidak sebanyak wanita.

Berkaitan dengan kebiasaan membicarakan orang lain, ada sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Wake Forest University yang perlu Anda ketahui. Dalam kesimpulan penelitian mereka, para peneliti ini menyatakan cara kita memandang orang lain akan bercerita banyak tentang diri kita, termasuk karakteristik yang baik dan buruk. “Persepsi kita terhadap orang lain akan mengungkap kepribadian kita,” demikian ungkap Dustin Wood, PhD, asisten profesor psikologi di Wake Forest University.

Melihat orang lain dengan positif, ujar Wood, akan memperlihatkan sifat positif kita. Sebaliknya, kata-kata negatif yang kita lontarkan tentang orang lain, terkait dengan sifat narsisisme, perilaku anti sosial, atau bahkan neuroticsim atau orang berkarakter labil.

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology juga menemukan, seberapa positif kita melihat seseorang akan menunjukkan seberapa besar pula tingkat kepuasan kita dalam menjalani hidup, dan seberapa banyak kita dicintai oleh orang lain. Sebaliknya, persepsi negatif pada orang lain terkait dengan tingginya tingkat narsisme dan sifat anti sosial. “Kecenderungan untuk melihat orang lain secara negatif, mengindikasikan kita mengalami tekanan atau masalah dengan kepribadian,” pungkas Wood.

Karena pandangan-pandangan negatif akan menuntun kita untuk mengalami beberapa masalah dalam kepribadian, maka temuan ini ingin mengajak kita semua untuk bisa melihat orang lain dari sisi yang lebih positif. Yang ujungnya akan mampu meredam segala sifat-sifat ‘jahat’ yang kita miliki.

Sebelum mengeluarkan hasil penelitian ini, tim riset dari Wake Forest University mengambil sampel sejumlah mahasiswa yang ada di kampus mereka. Para sukarelawan tersebut diminta menilai karakteristik positif dan negatif dari mahasiswa lain yang mereka kenal. Para peneliti menemukan fakta, mahasiswa yang memiliki kecenderungan menggambarkan orang lain secara positif, akan menjadi indikator untuk menunjukkan sifat-sifat positif yang para sukarelawan miliki.

Jadi, masih mau membicarakan membicarakan hal yang buruk-buruk tentang orang lain? Demi kebaikan Anda sendiri, pikirkanlah hal itu kembali.

Source : Kompas.com

Kamis, 09 September 2010

Alarm Doa

Mazmur 122:7-8
Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu! Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: "Semoga kesejahteraan ada di dalammu!"


Ketika alarm berbunyi ketika Anda sedang tidur, apa yang akan Anda lakukan? Anda akan terbangun dan bersiap untuk menghadapi hari itu. Ketika kita mendengar tentang suatu kejadian yang terjadi di suatu tempat, kabar itu bagaikan alarm bagi kita. Sudah saatnya kita sebagai tentara Allah bangkit dan bersiap untuk berperang secara rohani.

Menyambut peringatan serangan teroris terhadap gedung WTC pada 11 September 2001, saya teringat momen-momen tragedi ini sembilan tahun yang lalu. Sehari sebelum kejadian, saya terbangun di malam hari dengan perasaan takut yang tak dapat saya mengerti. Ada sebuah kekuatan besar yang membangunkan saya dan memaksa saya untuk berdoa. Saya tidak tahu apa yang sedang terjadi dan saya sungguh-sungguh tidak mengerti apa yang harus saya doakan.

Tapi perasaan itu begitu menekan saya. Yang dapat saya rasakan hanyalah sepertinya langit sedang rusuh saat itu. Dan kegemparan besar sedang terjadi sampai akhirnya saya hanya bisa memanggil nama Yesus dan berdoa untuk sesuatu yang tak dapat saya pahami secara persis.

Dan keesokan harinya saya tahu apa yang terjadi ketika semua channel televisi menayangkan serangan teroris atas gedung WTC. Saya langsung menangis dan berlutut karena sekarang saya tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi ketika saya dibangunkan dan ‘dipaksa’ untuk berdoa tadi malam. Tragedi kemanusiaan dan pembantaian massal sedang dipertontonkan di hadapan mata saya.

Terkadang Tuhan dapat membangunkan seseorang di malam hari dan ‘memintanya’ untuk berdoa. Kita tidak dapat mengabaikan panggilan doa itu ketika Roh Kudus berbicara melalui roh kita. Kita tidak dapat mengabaikan kebutuhan ‘seseorang’ di luar sana agar campur tangan ilahi boleh terjadi di dalam kehidupannya.

Saya tidak tahu apa dampak dari doa saya di malam itu tapi Tuhan tahu. Doa mengubah sesuatu. Seolah-olah suatu dinding yang besar sedang disiapkan agar musuh tidak bisa masuk. Doa adalah perisai. Doa adalah senjata melawan kekuatan jahat. Senjata untuk melawan musuh terbesar kita adalah doa. Mari kita mengangkat suara kita ke surga dan berdoa agar setiap orang yang kita doakan dapat melihat keselamatan yang dari Tuhan.

Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.

Sumber : Jawaban.Com

Kamis, 02 September 2010

Anak Anjing Spesial


Seorang petani mempunyai beberapa anak anjing yang ia harus jual. Ia pun membuat brosur iklan mengenai 4 anak anjing tersebut. Setelah itu, ia pun mulai menyebarkan iklan tersebut ke sejumlah wilayah dengan cara memakunya ke pohon-pohon besar. Saat ia hendak menancapkan brosur iklan terakhir, seorang anak kecil menghampirinya dari belakang. "Tuan," katanya, "Saya ingin membeli salah satu anak anjing Anda."

"Yah," kata si petani, sambil mengusap keringat dari tengkuknya, "anak anjing ini datang dari induk yang baik dan harganya sangat mahal."

Anak itu menjatuhkan kepalanya sejenak. Kemudian menjangkau jauh ke dalam sakunya. Pada saat tangan kanannya keluar, sejumlah uang ada dalam genggamannya. Uang tersebut diberikan ke petani. "Saya punya tiga puluh sembilan sen. Apakah itu cukup untuk melihatnya?"

"Tentu," kata si petani. Ia pun mengajak si anak kecil berjalan dengannya ke rumah. Sesampainya di halaman depan rumah, sang petani ini pun bersiul memanggil salah satu anak anjingnya. "Sini, Dolly!" ucapnya. Anak anjing yang dipanggil pemiliknya itu pun keluar.

Dengan langkah terpatah-patah, Dolly si anak anjing pun mendatangi sang petani. Anak kecil ini begitu senang dengan kehadiran Dolly. Dengan riangnya ia pun mengelus bulu anak anjing tersebut. Tak lama kemudian, petani itu pun meminta sang anak kecil mengembalikan anjing tersebut karena waktu untuk melihat dan bermain sudah habis.

Pada saat Dolly dilepas dan kembali bermain dengan 3 anak anjingnya yang lain, anak kecil ini pun menyatakan kepada si petani ingin memiliki salah anjing miliknya."Saya ingin satu," kata anak kecil, menunjuk Dolly. Petani itu berlutut di samping anak itu dan berkata, "Nak, kamu tidak akan ingin anak anjing itu. Ia tidak akan pernah bisa berlari dan bermain seperti anjing lainnya." Anak kecil itu pun tersenyum dan mulai menggulungkan salah satu celananya. Betapa kagetnya sang petani karena salah satu kaki anak tersebut dipasangkan penyangga kaki.

"Anda lihat Pak, saya sendiri juga tidak berjalan terlalu baik, dan anjing lucu tersebut sepertinya membutuhkan seseorang yang mengerti akan keadaan dirinya" ujar anak kecil tersebut. Dengan penuh air mata, petani pun membungkukkan badannya. Tangannya terlihat mengambil seekor anak anjing yang tadi ia panggil. Dengan hati-hati ia pun menyerahkan Dolly kepada anak kecil tersebut. "Berapa?" tanya anak kecil itu. "Gratis," jawab petani, "Tidak ada biaya untuk yang namanya kasih."

“Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.” (I Petrus 1:22).

Sumber : christianlifestories
Sumber : www.jawaban.com

Selasa, 17 Agustus 2010

Kemerdekaan Sejati di Dalam Kristus

ika Anda mendengar kata 17 Agustus apa yang terlintas dalam benak Anda? Mungkin perlombaan balap karung, panjat pinang, atau upacara bendera.

Semua itu benar, namun satu kata yang pada hari ini ingin kita renungkan bersama adalah “KEMERDEKAAN.”

Jika kita hari ini bisa menikmati kebebasan berpendapat, melakukan ibadah tanpa takut tekanan, dan bisa memilih wakil rakyat yang kita inginkan untuk duduk di bangku pemerintahan, itu adalah buah-buah dari kemerdekaan. Hal tersebut pun tidak terwujud dalam sekejab. Dari masa proklamasi Indonesia, hingga hari ini Indonesia masih berjuang tahap demi tahap. Di setiap tahap, ada orang-orang yang berkorban dan berjuang untuk mewujudkan mimpi mereka tentang Indonesia yang merdeka.

Hal tersebut adalah gambaran dari kemerdekaan kita sebagai sebuah bangsa, namun sebagai seorang pribadi setiap orang yang percaya, telah dimerdekakan dari dosa melalui pengorbanan Yesus Kristus di kayu Salib. Roma 8: 1-2 menyatakan:

“Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.”

Pertempuran melawan dosa dan maut telah Yesus Kristus menangkan, agar kita bisa menikmati kemerdekaan yang sejati di dalam Dia. Namun, bukan berarti setelah itu selesai. Sama seperti bangsa Indonesia, setelah bangsa ini diproklamirkan bukan berarti pekerjaan selesai. Rakyat Indonesia harus membangun bangsanya menjadi bangsa yang kuat. Bangsa yang memiliki nilai-nilai luhur dan menjadi kuat dalam setiap aspek.

Sebagai anak Allah yang telah dimerdekakan di dalam Yesus Kristus, kita harus mengisi kemerdekaan yang telah kita terima untuk menghasilkan buah-buah bagi Kristus.

Sama seperti bendera merah putih yang mengingatkan bahwa kita telah merdeka, demikian juga setiap kali kita memperingati pengorbanan Yesus melalui perjamuan kudus. Daging dan darah Kristus yang dilambangkan melalui roti dan anggur adalah sebuah peringatan bahwa kita telah dimerdekakan dari dosa.

Di hari kemerdekaan ini, mari kita ingat bahwa kita bukan hanya telah bebas dari penjajah namun juga telah bebas dari kutuk dosa dan maut. Dan sebuah kewajiban bagi kita untuk memberitakan kabar kemerdekaan ini kepada semua orang, agar mereka tidak di perdaya oleh tipu daya dosa, namun dapat merasakan hidup dalam kemerdekaan yang sejati dalam Yesus Kristus.


Sumber : www.jawaban.com

Hidup Sebagai Orang Merdeka

I Petrus 2:16
“Hiduplah sebagai orang merdeka”


Tidak terasa sudah 65 tahun Indonesia mengecap kemerdekaan, namun sepanjang waktu itu ternyata masih banyak rakyat di negeri ini yang hidupnya dalam belenggu perbudakkan. Mereka diperbudak bukanlah oleh bangsa lain, tetapi oleh pikiran mereka sendiri. Cobalah lihat berapa banyak orang Indonesia yang berani bersaing dengan orang dari negara lain untuk meraih posisi pekerjaan yang tinggi di perusahaan-perusahaan besar yang ada di negeri ini? Masih sangatlah kecil. Bedakan dengan orang-orang Amerika Serikat.

Orang Amerika Serikat dimanapun mereka berada hampir dipastikan mendapat tempat (posisi) yang terbaik di perusahaan-perusahaan dimana mereka terdaftar sebagai pekerja. Hal ini terjadi bukanlah karena mereka diuntungkan oleh karena faktor bahasa dimana bahasa Inggris adalah bahasa pergaulan internasional, tetapi karena mereka memiliki mental orang merdeka. Orang Amerika sadar benar bahwa sebagai orang yang bebas, mereka mampu melakukan segala sesuatunya. Mereka tidak perlu takut untuk berkompetisi dengan orang-orang dari bangsa lain. Dalam pikiran mereka, jika mereka ingin menggapai sesuatu maka hal itu pasti bisa terjadi jika mereka mau mengusahakannya.

Ini adalah sikap positif yang seharusnya dimiliki juga oleh setiap orang di dunia terlebih lagi orang-orang percaya. Berani melakukan apapun, selalu yakin dengan kemampuan yang mereka miliki, dan kepercayaan diri yang tinggi adalah ciri-ciri orang yang hidupnya tidak berada di dalam keterikatan. Sudahkah semua ini ada di dalam diri Anda?

Penghalang terbesar orang untuk hidup merdeka adalah pikirannya sendiri


Sumber : www.jawaban.com

Jumat, 06 Agustus 2010

Berita/News: Cerobong Asap Raksasa Di Bawah Laut Sulawesi


Ekspedisi bersama antara Indonesia-Amerika Serikat di lautan dalam perairan Sangihe, Sulawesi Utara, berhasil memetakan sebuah gunung berapi raksasa di bawah laut. Penelitian yang menggunakan sonar multicahaya kapal penelitian Okeanos milik NOAA ini mendapati bahwa gunung ini memiliki ketinggian sampai 10 ribu kaki atau lebih dari 3.000 meter.

“Ini adalah sebuah gunung berapi yang besar dan lebih tinggi daripada semua gunung di Indonesia kecuali tiga atau empat gunung lain di Indonesia, dan menjulang lebih dari sepuluh ribu kaki dari dasar laut di dalam perairan dan terletak di kedalaman lebih dari 18 ribu kaki,” kata Jim Holden, Ketua Ilmuwan AS untuk misi awal ekspedisi bersama ini sekaligus seorang ahli mikrobiologi dari University of Massachusetts di Amherst, yang turut serta dalam ekspedisi dari Exploration Command Center di Jakarta, Indonesia.

Sebagai perbandingan, Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut. Namun ketinggian ini diukur dari permukaan laut, bukan dari dasar lembah gunung. Sementara ketinggian gunung api raksasa bawah laut yang ditemukan di Sangihe diukur dari lembahnya.

Para ilmuwan Indonesia dan AS yakin bahwa dengan menyelidiki lautan yang belum pernah tereksplorasi sebelumnya maka akan banyak fenomena baru yang diperoleh dan informasi yang didapat untuk menambah pemahaman dunia tentang ekosistem dan pengasaman laut serta dampak perubahan iklim.

Sejauh ini, Okeanos Explorer telah memetakan 2.400 mil persegi dasar laut di Indonesia, wilayah yang luasnya setara dengan luas Delaware. Pada pertengahan Juli, kapal riset dan perikanan milik Indonesia Baruna Jaya IV akan memetakan lebih banyak dasar laut dan menempatkan peralatan di kepulauan Kawio sebelum kedua kapal bertemu di Pelabuhan Bitung. Mereka akan dikerahkan kembali pada 21 Juli untuk terus mengeksplorasi lebih banyak lagi lautan yang belum terjamah dekat gugus kepulauan Sangihe dan Talaud. Ekspedisi tersebut akan rampung pada 14 Agustus.

Source : vivanews

Humor : Tanah LOT

Pada suatu hari, sepasang turis lokal pergi berlibur ke Bali. Di sana
mereka mengunjungi tempat-tempat wisata seperti, Ubud, Danau Batur dan
Tanah Lot. Setibanya di Tanah Lot, Pasangan itu memperdebatkan
sesuatu hal yang sepele.

Si suami berkata, "Menurut papan penunjuk arah di depan sana, tempat
ini namanya Tanah Rot."

Namun si istri membantah, "Nggak, tempat ini namanya Tanah Lot"

"Tanah Rot!" kata si suami.

"Nggak, Tanah Lot!" bantah si istri lagi.

"Tanah Rot!"

"Tanah Lot!"

"Ta-rot!"

"Ta-lot!"

"TR!"

"TL!"

"Rot!"

"Lot!"

"Rot! Rot! Rot!" balas si suami.

"Lot! Lot! Lot!" balas istrinya.

"Ya, udah, daripada kita ribut, nah ... tuh ada orang berpakaian adat
Bali, kita tanya aja orang itu. Aku yakin dia tahu banyak akan tempat-
tempat wisata di sini," kata si suami.

Lantas si suami bertanya kepada bapak tua yang berpakaian adat Bali
tersebut. Katanya, "Pak, numpang tanya, yach ... tempat ini namanya
Tanah Rot atau Tanah Lot? sebab menurut papan penunjuk jalan itu,
tempat ini namanya Tanah Rot, sedangkan di peta katanya tempat ini
bernama Tanah Lot, karena menurut saya bapak ini orang Bali, jadi saya
yakin kalo bapak tahu banyak akan tempat ini. Jadi yang benar namanya
apa, Pak?"

"Namanya Tanah Rot", jawab si bapak tua.

"Tanah Rot, Pak?" Kata si suami seolah tidak percaya.

"Ya, benar," jawabnya lagi.

Lantas si suami berkata kepada istrinya, "Tuh kan ... aku bilang juga
apa. Tanah Rot, ya, Tanah Rot!"

"Jadi bukan Tanah Lot, khan, Pak?", katanya kepada bapak tua
tersebut.

"Bukan!"

"Wah, kalo begitu terima kasih banyak ya, Pak," kata si suami. "Kalo
bukan karena bapak, mungkin kami di sini bisa berdebat seharian penuh
mengenai hal ini. Sekali lagi terima kasih, Pak!"

"KEMBARI...," jawab si Bapak Tua sambil berlalu dari tempat itu.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
"Janganlah mereka memfitnah, janganlah mereka bertengkar,
hendaklah mereka selalu ramah
dan bersikap lemah lembut terhadap semua orang." (Titus 3:2)

Sumber : www.sabda.org

Beda Buahnya



Bacaan hari ini: Yohanes 14:15-31

Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya

Yohanes 14:16


Dua orang mahasiswa lulus dari Chica­go-Kent College of Law. Peringkat ter­tinggi diraih mahasiswa buta bernama Over­ton. Saat ia menerima penghargaan, ia bersikeras, separuhnya harus diberikan kepada kawannya, Kaspryzak, yang ter­nya­ta tidak berlengan. Suatu hari mereka ber­temu, dan Kaspryzak menolong Over­ton menuruni tangga. Sejak itu persaha­batan mereka kian karib, dan mereka sa­ling melengkapi kekurangan masing-ma­sing. Misalnya, Overton membawa buku dan Kaspryzak membacanya. Begitu lu­lus, mereka berencana membuka lembaga hukum bersama-sama.

Yesus menyebut Roh Kudus sebagai Penolong. Dalam kondisi kita, kitalah yang sepenuhnya lemah dan memerlukan ban­tu­an. Sebaliknya, Dia Allah Yang Mahakuasa, tetapi memilih untuk ber­karya melalui kita—bejana tanah liat yang mudah retak. Agar kita dapat menjalankan pelayanan dan pekerjaan rohani, Dia mem­per­lengkapi kita dengan karunia-karunia rohani-Nya.

Setiap orang dikaruniai bakat dan talenta tertentu, tetapi hanya orang-orang percaya yang diperlengkapi dengan karunia rohani. Ka­runia rohani mengangkat kita ke dalam dimensi yang lebih tinggi—memampukan kita menghasilkan buah-buah rohani yang kekal. Billy Graham, misalnya. Banyak orang yang fasih berbicara seperti atau malah mengungguli dirinya. Namun, berapa banyak pembicara yang menyaksikan orang datang kepada Tuhan dan bertobat setelah me­nyi­mak ceramah mereka?

Anda mendambakan buah-buah rohani yang kekal dalam kese­harian hidup Anda? Andalkan pertolongan Roh Kudus dalam pela­yanan, pekerjaan, dan keluarga Anda!

KARUNIA ROHANI MEMAMPUKAN KITA MENJALANKAN PELAYANAN

UNTUK MENGHASILKAN BUAH ROHANI


Sumber: www.renunganharian.net


Minggu, 01 Agustus 2010

Dari Ujian Menuju Kemenangan

Kolose 4:5
“Hiduplah dengan penuh hikmat.., pergunakanlah waktu yang ada.”


Seorang musisi kawakan tahu bahwa penderitaan mendahului kemuliaan dan pujian. Ia mengalami masa-masa latihan yang berat dan melelahkan serta pengorbanan diri yang mendahului satu jam waktu pertunjukkan di mana segala jerih payahnya mendapat sambutan meriah.

Seorang murid tahu bahwa sebelum ia lulus dengan nilai yang baik, ia telah belajar, menyangkal diri, dan berkomitmen selama bertahun-tahun.

Para astronot meluangkan waktu latihan bertahun-tahun sebelum menempuh sebuah penerbangan pendek yang mungkin hanya selama beberapa hari.

Alkitab mengajarkan bahwa pengorbanan dan disiplin diperlukan apabila kita ingin menjadi hamba Tuhan yang setia. Paulus menulis, “Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah aku memberitakan injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak” (I Korintus 9:27).

Disiplinkan waktu Anda.. disiplinkan mata Anda.. disiplinkan pikiran Anda.. disiplinkan tubuh Anda.. semua demi Kristus.

Tidak akan ada yang namanya kemenangan tanpa sebuah pengorbanan.

Sumber: Hope for Each Day; Billy Graham; Penerbit Metanoia

Sabtu, 24 Juli 2010

Berterima kasih

Kolose 3:17
“Segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita”


Tolong dan terima kasih adalah sebagian dari kata-kata pertama yang diajarkan kepada kita. Tak ada yang segembira orangtua atau kakek dan nenek, saat seorang anak mengucapkan kata-kata itu untuk pertama kalinya dan tahu hubungan antara meminta dengan sopan dan menerima dengan berterima kasih.

Namun, saya yakin bahwa saat kita tumbuh dewasa, kita lebih terlatih untuk berkata “tolong” daripada “terima kasih”, terutama kepada Bapa surgawi. Kita lebih memusatkan perhatian kepada kebutuhan yang mendesak daripada apa yang sudah kita terima; kita lebih banyak memohon daripada menaikkan pujian.

Dalam Kolose 3, Paulus tiga kali mengingatkan kita untuk tetap bersyukur kepada Allah: “bersyukurlah” (ayat 15); bernyanyi dengan penuh syukur kepada Tuhan (ayat 16); “lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita” (ayat 17).

Dr. Michael Avery, presiden Sekolah Alkitab Allah di Cincinnati, Ohio, berkata, “Aroma harum dari jiwa yang bersyukur, menghormati dan memuliakan Allah. Hal itu mengusir kemuraman dan mendatangkan kedamaian yang indah serta pengharapan yang penuh berkat. Rasa syukur mendorong kemurahan hati.” Bersyukur kepada Allah itu adalah suatu tindakan yang baik.

Mengucap syukur seharusnya merupakan sikap yang terus menerus, bukan kadang-kadang.

Sumber : www.jawaban.com

Rabu, 21 Juli 2010

Humor : UANG BUKAN SEGALANYA



Uang bisa membeli rumah,
tapi tidak bisa membeli kenyamanan.

Uang bisa membeli tempat tidur,
tapi tidak bisa membeli tidur nyenyak.

Uang bisa membeli buku,
tapi tidak bisa membeli pengetahuan.

Uang bisa memberikan jabatan,
tapi tidak bisa memberikan hormat.

Uang bisa membeli obat,
tapi tidak kesehatan.

Uang bisa membeli darah,
tapi tidak kesehatan.

Jadi tau `kan sekarang, uang itu bukan segalanya. Lagipula uang sering
membawa penderitaan.

Aku memberitahukanmu hal ini karena aku temanmu, dan sebagai teman,
aku ingin mengambil alih semua penderitaanmu.

Jadi kirimkan semua uangmu dan biar aku saja yang menderita. Mana ada
teman sepertiku?!

"Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka." (1 Timotius 6:10)
      
Sumber :www.sabda.org

Senin, 19 Juli 2010

Tergesa Membawa Celaka

Amsal 16:32
“Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan”


Alkisah pada masa dinasti Song ada seorang petani yang tidak pernah sabar. Ia merasa padi di sawahnya tumbuh sangat lambat. Akhirnya ia berpikir, “Jika saya menarik-narik padi itu ke atas, bukankah saya membantunya bertumbuh lebih cepat?” Lalu ia menarik-narik semua padinya. Sampai di rumah, dengan bangga ia bercerita kepada istrinya bahwa ia baru saja membantu padinya bertumbuh lebih cepat.

Keesokkan harinya ia pergi ke sawah dengan bersemangat, tetapi betapa kecewanya ia ketika melihat bahwa semua padi yang kemarin ditariknya ke atas sudah mati. Karena tidak sabar, “usahanya untuk membantu” malah membuatnya rugi besar.

Demikian pula dengan Saul, raja Israel. Sebelum Saul berperang ke Gilead melawan bangsa Filistin, Samuel sudah berpesan bahwa ia akan datang kepada Saul untuk mempersembahkan korban. Samuel meminta Saul menunggu ia datang untuk memberi instruksi (I Samuel 13:8). Namun, Saul tidak mengindahkan perintah Samuel maupun hukum Tuhan. Ia tidak sabar menunggu Samuel. Ia lebih takut ditinggalkan rakyatnya dari pada takut pada Tuhan. Ketidaksabarannya membawa dampak yang fatal, Tuhan menolaknya sebagai raja (ayat 14).

Dalam hidup ini, kita juga kerap tidak sabar menunggu waktu Tuhan. Ketika pertolongan Tuhan rasanya tak kunjung tiba, jangan tergesa mengambil jalan. Bukannya menyelesaikan masalah, malah sering kali mendatangkan masalah baru yang justru lebih besar! Akar ketidaksabaran adalah tidak percaya. Jika kita sungguh-sungguh percaya Allah mampu menolong, kita akan menanti Dia dengan sabar.

Dalam hidup orang yang sabar selalu ada banyak kesempatan untuk Allah bekerja.

Sumber: Renungan Harian Edisi Setahun

Senin, 12 Juli 2010

Buah Roh

Bacaan : 2 Petrus 1:1-8

Billy Graham pernah berceritakan tentang pertobatan yang dialami oleh H.C. Morrison, pendiri dari Asbury Theological Seminary. Ia mengungkapkan bahwa pada suatu hari, Morrison, yang pada waktu itu bekerja di tanah pertanian, sedang membajak di sawah. Tiba-tiba ia melihat seorang pendeta Metodis yang sudah tua lewat dengan kudanya.

Morrison mengenal orang tua itu sebagai orang yang sangat ramah dan saleh. Ketika melihat orang tua tersebut lewat pada hari itu, ia seperti disadarkan akan dosanya yang sangat besar hingga ia jatuh berlutut. Di antara pematang-pematang sawahnya, ia menyerahkan hidupnya kepada Allah.

Ketika mengakhiri kisah nyata itu, Billy Graham berdoa dengan sungguh-sungguh, "Ya Allah, jadikanlah aku orang kudus seperti itu."

Agustinus berkata, "Apakah Anda ingin menjadi kudus? Kalau begitu, praktekkanlah mulai sekarang." Kekudusan yang sejati dan abadi berasal dari siapa diri kita. Meski tidak melakukan apa pun, kita tetap dapat memberi hal-hal yang bermanfaat bagi orang lain apabila kehidupan kita dibentuk oleh kasih karunia Allah. Bahkan tatkala kita tersisih karena usia tua, penyakit, atau keadaan, kita tetap bisa berbuah. Entahkah Anda tengah terbaring di tempat tidur atau terkurung di dalam rumah, hidup Anda yang kudus tetap dapat menjadi kesaksian yang baik.

Ini hanya bisa terjadi jika kita memiliki hubungan yang dekat dengan Yesus (Yohanes 15:1-11). Pada saat itulah kita akan menghasilkan buah yang "tetap" (ayat 16) -DHR

KESAKSIAN YANG PALING KUAT ADALAH HIDUP KUDUS

Sumber : www.sabda.org

Humor : Cukur


Di sebuah tempat pemangkasan rambut, seorang pria sedang dicukur
rambutnya. Tiba-tiba masuklah seorang pria lain yang terlihat panik
dan berteriak kebingungan, "Edie, rumahmu terbakar. Ayo cepat ...!!"

Spontan pria yang sedang dicukur rambutnya tersebut bangkit dari
tempat duduknya tanpa mempedulikan rambutnya yang belum selesai
dicukur. Dia berlari bagaikan orang gila karena panik. Setelah berlari
sepanjang kurang lebih 1 km, tiba-tiba dia berhenti.

"Hey," dia berkata pada dirinya sendiri, "Buat apa aku berlari? Namaku
khan bukan Edie!"

---------------------------------------------------------------------
"Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya
dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?" (Matius 6:27)

Sumber : www.sabda.org

Jumat, 25 Juni 2010

Berita/News : California Bergeser Akibat Gempa

Badan Antariksa AS, NASA, mengungkapkan hal yang cukup mengejutkan. Radar mereka menunjukkan daerah Calexico, California, dekat perbatasan AS-Meksiko bergeser lebih dari 2,5 kaki atau 80 centimeter ke selatan dan permukaannya turun. Hal ini ditenggarai akibat gempa dahsyat 7,2 SR yang mengguncang Baja, California dan barat daya Amerika Serikat, 4 April 2010 lalu.

Radar NASA menemukan pergeseran di Calexico dengan cara menyapu wilayah yang terkena dampak gempa bumi dengan radar. Pesawat terbang tak berawak milik NASA -- Aerial Vehicle Synthetic Aperture Radar (UAVSAR) -- di ketinggian 12.496 meter untuk mencatat sejauh mana gempa bumi merusak formasi Bumi.

Gempa dahsyat yang dinamakan El Mayor-Cucapah ini berpusat di 52 kilometer sebelah selatan dari tenggara Calexico. Gempa ini merupakan gempat terbesar yang mengguncang wilayah tersebut dalam 120 tahun terakhir. Dua orang dilaporkan tewas dan ratusan orang terluka.


Sumber : www.jawaban.com

Humor : Garam Dunia



Budi adalah seorang murid Sekolah Minggu dari suatu gereja. Walaupun
ibunya belum mengenal Tuhan Yesus, ia tidak pernah melarang Budi untuk
pergi ke Sekolah Minggu.

Pada suatu hari Minggu, sesampainya Budi di rumah, ibunya bertanya,
"Pelajaran apa yang kamu dapatkan di Sekolah Minggu tadi pagi?"

Budi dengan semangat menjawab, "Tadi pagi guru Sekolah Minggu saya,
Ibu Meliati bersama dengan asistennya Ibu Hartatik, mengajarkan saya
untuk menjadi garam bagi dunia ini."

Ibunya terkejut dan berkata, "Weee lhadalah Nak, kamu mau jadi garam?
Jangan kecewakan Ibu, Nak! Ibu maunya kamu tuh jadi dokter atau
insinyur!"

---------------------------------------------------------------------
"Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar,
dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya
selain dibuang dan diinjak orang." (Matius 5:13)

Sumber : www.sabda.org

Kamis, 10 Juni 2010

Bebas Untuk Memilih

Yosua 24:15
“Pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah.”


Di dalam alkitab berkali-kali diceritakan, dua negara atau dua individu harus mengambil keputusan yang berdampak pada masa depan mereka. Kadang kala mereka membuat pilihan-pilihan yang salah dan menimbulkan penderitaan.

Di saat kita menghadapi keputusan-keputusan, kita perlu mengingat bahwa Allah tidak meninggalkan kita di dalam gelap, atau Dia tidak peduli. Allah mengasihi kita dan Dia menginginkan yang terbaik untuk kita. Dia memiliki rencana yang sempurna dalam kehidupan kita dan Dia ingin supaya kita memilihnya dan tidak memilih jalan-jalan yang salah seperti yang ditawarkan iblis untuk diikuti.

Bahkan ketika jalan kita sepertinya tidak jelas, Allah memberikan kita terang. Dia memberikan kita firman-Nya sehingga banyak keputusan kita akan jauh lebih mudah karena kita mengetahui prinsip-prinsip moral dan prinsip-prinsip rohaninya. Dia juga memberikan kita hikmat (kadang-kadang melalui orang lain) untuk memahami keadaan kita, dan Dia memberikan Roh Kudus untuk menuntun kita.

Oleh karenanya, jangan pernah mengambil keputusan tanpa menyerahkan dahulu kepada Allah dan mencari kehendak-Nya.

Mengikutsertakan Tuhan dalam keputusan-keputusan yang hendak Anda buat adalah langkah tepat yang tidak perlu dipertimbangkan.

Sumber : www.jawaban.com

Rabu, 02 Juni 2010

Humor : Orang Kaya Baru

Si Waen menang undian uang ratusan juta. Karena ingin gaya, ia makan
di restoran barat yang dipenuhi para bule.

Pelayan: Please ... (sambil menyodorkan daftar menu).
Waen : Wah gawat, daftar menunya bahasa asing nih, ah udah ah maen
tunjuk aja (sambil menunjuk salah satu menu).
Pelayan: OK!

Tak lama kemudian, pelayan datang sambil membawa semangkuk acar.

Waen : Waduh, ternyata acar ... (bisiknya dalam hati).

Demi menjaga gengsi, diabisin deh satu mangkuk acar. Setelah habis, ia
melihat bule di sebelahnya yang asik makan bistik.

Waen : Sebetulnya gue pengen coba itu daging, tapi namanya apa ya?
Mau nanya nggak bisa bahasa Inggis, ah tunggu aja.

Tidak lama kemudian, bule berteriak ke pelayan, "Please, again!"

Dateng deh pelayan membawa sepiring bistik lagi.

Waen : "Oh ..., itu tho namanya ...!"

Kemudian si Waen berteriak juga, "Plis egen ...!!"

---------------------------------------------------------------------
"Arahkanlah perhatianmu kepada didikan,
dan telingamu kepada kata-kata pengetahuan." (Amsal 23:12)

Sumber : www.sabda.org

IMAN DAN OBAT

Berapa tahun yang lalu, seorang anak kecil yang sakit akhirnya meninggal karena orangtuanya menolak memanggil dokter. Mereka berpikir bahwa menggunakan obat berarti kurang beriman kepada Allah. Setelah anak itu meninggal, mereka berkata, "Ini adalah kehendak Tuhan."

Dalam 1Timotius 5:23 Paulus menasihatkan agar Timotius meminum anggur untuk obat sakit perutnya dan untuk "tubuhnya yang sering lemah." Para ahli Alkitab tidak tahu pasti apa penyakit yang diderita Timotius. Ada yang mengatakan ia dalam kondisi gelisah. Yang lain berpendapat bahwa Paulus mengusulkan anggur sebagai ganti air yang tidak sehat. Apapun masalahnya, Paulus menganjurkan Timotius untuk memakai anggur sebagai obat bagi kondisi fisik maupun emosionalnya.

Sebelumnya Paulus telah mengatakan kepada Timotius bahwa semua yang diciptakan Allah itu baik dan satu pun tidak ada yang haram jika diterima dengan ucapan syukur, sebab semuanya itu dikuduskan oleh firman Allah dan oleh doa" (1Timotius 4:4-5). Ini membuktikan bahwa Allah mengizinkan kita untuk menggunakan alat-alat yang tersedia untuk meningkatkan kesehatan, termasuk obat-obatan. Namun, ada satu syarat penting: kita harus berdoa dan menerimanya dengan ucapan syukur.

Betapa bersyukurnya kita atas kemajuan ilmu kedokteran yang meningkatkan kualitas hidup dan memberi kita umur yang lebih panjang untuk melayani Dia! Namun hendaknya kita selalu ingat bahwa dengan atau tanpa obat, Allah adalah sumber segala kesembuhan [DJD]


The God who graciously imparts the skill
To hands that practice healing arts is still
The solitary source of every breath,And He alone delivers us from death. --Gustafson


MEMOHON MUJIZAT DARI ALLAH BUKAN BERARTI
BERHENTI MENGGUNAKAN ALAT-ALAT YANG ALLAH BERIKAN

Sumber : WWW.SABDA.ORG

Minggu, 30 Mei 2010

Kesaksian : Ruang Bawah Tanah

                        
RUANG BAWAH TANAH (Pada Masa Kerajaan Roma)

Pada tahun 162 Masehi, Marcus Aurelius Antonius, penguasa Kerajaan
Roma saat itu, menganiaya orang-orang Kristen begitu hebatnya.
Akibatnya, mereka terpaksa membangun gereja di bawah tanah sehingga
terciptalah katakombe atau ruang-ruang di bawah tanah kota Roma
(bahasa Italia: "Catacombe di Roma"). Keberadaan ruang-ruang itu
benar-benar dijaga kerahasiaannya selama berabad-abad.

Ruang-ruang yang digali tepat di bawah kota Roma itu cukup luas
dengan sejumlah kamar dan lorong-lorongnya, dan merupakan monumen
kenangan mengenai masa penganiayaan di Roma. Dalam enam puluh
katakombe di dekat Roma itu terdapat lorong sepanjang 900 kilometer.
Pada setiap sisi lorong-lorong itu terdapat deretan berjajar
memanjang yang dipergunakan sebagai tempat membaringkan jenazah
orang Kristen.

Ada tiga alasan mengapa jaringan di bawah tanah yang luas ini begitu
penting dalam sejarah gereja yang teraniaya. Pertama, katakombe ini
menunjukkan bahwa umat Kristen mula-mula berbakti kepada Kristus
dengan cara mengadakan ibadah di bawah tanah. Tindakan ini dilakukan
untuk menghindari penganiayaan oleh prajurit Roma. Kehidupan orang
Kristen mula-mula bisa disebut meliputi dua hal: berdoa di bawah
tanah dan teraniaya di permukaan tanah.

Kedua, katakombe Roma itu menunjukkan terjadinya penganiayaan
dahsyat yang diderita orang-orang Kristen mula-mula. Gereja saat itu
bertahan dalam 10 periode penganiayaan oleh pemerintah Roma. Setiap
periode ditandai adanya pemerintahan penguasa baru yang lebih buruk
daripada sebelumnya. Pada saat makam para martir Kristen itu dibuka,
sisa-sisa jenazah mereka menunjukkan bekas-bekas penganiayaan
dahsyat yang diderita orang-orang Kristen mula-mula. Ruangan itu
juga menunjukkan kepada kita bahwa orang-orang percaya saat itu
memiliki sukacita dan kedamaian abadi. Saat jenazah dimasukkan ke
dalam tempat pembaringannya, bagian depan makam itu disegel atau
ditutup dengan lempengan batu marmer atau ubin lantai, dan di
atasnya terdapat tulisan, yang kebanyakan menyampaikan pesan damai,
sukacita, dan kemenangan, seperti:
- "Kemenangan dalam kedamaian dan Kristus."
- "Telah dipanggil pulang, ia kembali dalam kedamaian."
- "Di sini dibaringkan Maria, beristirahat dalam kedamaian mimpi."

Selain itu, terdapat karya ornamen pahatan di katakombe yang
menyampaikan pengharapan abadi orang-orang Kristen tersebut.
Ornamen-ornamen itu menggambarkan Yesus sebagai Gembala yang Baik
dan menunjukkan kapal-kapal sedang berlayar, yang mungkin
melambangkan pertumbuhan kekristenan yang mantap.

Ketiga, keberadaan katakombe itu begitu memengaruhi sejarah gereja
teraniaya karena mewahyukan sebuah tema abadi: saat orang-orang
Kristen mengalami penganiayaan, Tuhan memberikan mereka tekad yang
bulat untuk melayani-Nya dan mereka akan mengalami anugerah
kemuliaan-Nya dengan sukacita.

Diambil dan disesuaikan dari:
Judul buku: Batu-batu Tersembunyi dalam Pondasi Kita
Judul buku asli: The Hidden Stones in Our Foundation
Penulis: Tidak dicantumkan
Penerjemah: Ivan Haryanto
Penerbit: Kasih dalam Perbuatan, Surabaya 2005
Halaman: 12 -- 14
______________________________________________________________________
Sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah
kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. (1 Yohanes 5:4)
<>
______________________________________________________________________
POKOK DOA

1. Doakan agar setiap orang percaya tetap setia kepada Allah,
meskipun ada harga yang harus dibayar untuk kesetiaan tersebut

2. Bersyukurlah atas keberadaan orang-orang percaya, yang bertekun
mendoakan gereja Tuhan yang teraniaya, karena melalui doa-doa itu
mereka dimampukan di dalam Tuhan untuk menanggung tekanan.

3. Bersyukurlah atas kesaksian orang-orang yang senantiasa setia
mengikuti Tuhan, meskipun mereka harus menghadapi ancaman.
Melalui kehidupan mereka kita bisa melihat bahwa Allah senantiasa
menguatkan mereka di tengah situasi yang sulit.

Sumber ; WWW.SABDA.ORG

Humor : Telinga satunya


"Percuma, Pak," kata Irfan kepada guru bahasa Inggrisnya. "Saya sudah
mencoba belajar, tapi semua yang Bapak katakan masuk dari kedua
telinga dan keluar dari telinga satunya lagi."

"Masuk dari kedua telinga dan keluar dari telinga satunya lagi?" tanya
guru dengan kebingungan. "Tapi kamu kan hanya punya dua telinga, nak."

"Tuh, kan? Saya juga tidak bisa berhitung!"

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
"Jangan berbicara di telinga orang bebal,
sebab ia akan meremehkan kata–katamu yang bijak." (Amsal 23:9)
< p="Amsal+23:9">

Kamis, 27 Mei 2010

Telur dan Balon

Samuel 16:7
“Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel:”Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.”"



Telur dan balon adalah dua hal yang tidak asing dalam kehidupan manusia. Dari muda sampai tua, pria atau pun wanita pasti mengenal keduanya. Namun, siapa yang mengetahui bahwa telor dan balon bisa digunakan sebagai bahan refleksi kehidupan kita sehari-hari?

Tahukah Anda bahwa telur dan balon walaupun memiliki bentuk yang sama, tetapi ada perbedaan tajam antara keduanya? Balon kelihatannya indah dan menarik, coraknya meriah dan berwarna-warni,lincah dan riang bergerak kesana-kemari. Namun, itu hanya penampilan dari luar saja, sedangkan di dalamnya kosong. Hanya angin. Berbeda dengan telur, dari luar memang tidak semenarik dan secantik balon, tetapi di dalamnya terkandung potensi kehidupan.

Perbandingan diatas mengingatkan kita bahwa ternyata penampilan yang di dalam lebih penting daripada yang diluar. Dan kebenarannya, Tuhan memang lebih tertarik pada kualitas hati dan karakter kita, daripada memperhatikan bagi luar kita. Namun, ini bukan berarti bahwa kita tidak perlu berpenampilan menarik atau asal-asalan. Apalagi bila pekerjaan kita berhubungan dengan orang banyak. Ada banyak mata yang melihat kita. Bila kita seorang sales lalu mengenakan pakaian yang tidak disetrika, tidak harum, bisa Anda bayangkan bagaimana respon pembeli? Apakah konsumen akan respek dan tertarik untuk membeli produk atau jasa Anda? Saya rasa tidak.

Oleh karena itu, hendaklah penampilan di dalam hati kita berpadanan dengan yang di luar. Bila karakter dan sikap kita baik, bukankah akan lebih baik lagi dan sempurna, jika kita juga memiliki penampilan luar yang baik? Saya percaya apabila yang luar dan dalam sudah excellent, kita akan disukai tidak hanya oleh Allah tetapi juga manusia.

Kecantikan hati yang didukung dengan penampilan fisik yang menarik merupakan perpaduan yang sempurna dalam kehidupan Anda.

Sumber: Renungan Bulanan Profesional

Sabtu, 22 Mei 2010

Humor : Surat Untuk Guru



Seorang guru memeroleh surat dari orang tua murid yang mengatakan,
"Anakku, Andy, adalah seorang anak yang sangat sensitif. Jika Anda
ingin menghukum anak saya, pukul saja anak yang duduk di sebelahnya.
Itu akan menakutinya."

"Tetapi kami menolak segala perbuatan tersembunyi yang memalukan;
kami tidak berlaku licik dan tidak memalsukan firman Allah.
Sebaliknya kami menyatakan kebenaran
dan dengan demikian kami menyerahkan diri kami
untuk dipertimbangkan oleh semua orang di hadapan Allah."
(2 Korintus 4:2)

Sumber : www.sabda.org

Minggu, 16 Mei 2010

Humor : KAMARKU KOK KECIL?

Marina, seorang perempuan desa sedang mengunjungi sebuah kota besar
untuk yang pertama kalinya. Dia menginap di sebuah hotel dan petugas
hotel membawakan tas-tasnya. Dia mengikuti petugas itu, dan ketika
pintu ditutup, dia melihat ke sekelilingnya lalu tiba-tiba saja ia
marah kepada petugas hotel itu.

"Pak, saya memang sudah tua dan dari desa, tetapi itu tidak berarti
saya bodoh! Saya sudah bayar mahal tapi ruangan ini tidak sebanding
dengan uang yang saya bayarkan! Ruangan ini terlalu kecil, tidak ada
jendela, tidak ada TV, bahkan tidak ada tempat tidur!"

"Maaf... Bu! Jangan marah! Kita sedang berada di dalam lift!"

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
"Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat
marah membesarkan kebodohan."
(Amsal 14:29)

Sumber : www.jawaban.org

Bertanya pada Pribadi yang Tepat

Hakim-hakim 20:27
“Dan orang-orang Israel bertanya kepada Tuhan -- pada waktu itu ada di sana tabut perjanjian Allah.”


Bulan Maret 2009 lalu, publik Inggris dikejutkan dengan kemenangan dramatis Amir Khan atas sang legenda tinju Meksiko, Marco Antonio Barrera. Petinju asal Inggris ini dinyatakan menang KO setelah wasit menghentikan pertarungan pada ronde kelima. Saat konferensi pers berlangsung, Khan mengungkapkan rahasia keberhasilannya. “Mengejutkan memang. Namun semua terjadi karena saya menuruti nasihat Manny Pacquiao. Cara yang saya gunakan serupa dengan cara Manny menaklukkan Barrera beberapa waktu lalu. Manny benar-benar membuat semuanya lebih mudah. Ia bilang, ‘pukul dan bergerak, pukul dan bergerak.’ Menurut Manny, itulah cara mengalahkan Barrera. Memang bermanfaat mengikuti saran orang yang tepat,” katanya.

Ada pepatah Cina yang berbunyi, “Percakapan pribadi dengan seorang yang bijaksana sama berharganya dengan sebulan mempelajari buku-buku.” Ya, dua cara terbaik untuk menghindari kegagalan adalah bekerja sama dengan orang yang kompeten, dan meminta saran dari mereka yang lebih berpengalaman. Saya pun belajar menerapkannya, ketika bingung harus membuat keputusan atau melakukan sesuatu, saya akan bertanya pada orangtua, abang, atau orang tua, bahkan sampai kakak rohani. Harus diakui, saat mengalami masalah, telinga kita menjadi kurang tajam untuk mendengar suara Tuhan. Partner yang takut akan Tuhanlah yang sangat berperan membantu kita menemukan solusi yang Alkitabiah.

Sudahkah Anda bertanya dan meminta saran kepada pribadi yang tepat ketika persoalan menerpa kehidupan Anda? Renungkanlah!

Saat berhadapan dengan masalah, meminta nasihat dan pertimbangan orang-orang tepat yang ada di sekitar Anda adalah kunci terbaik untuk keluar dari sana.


Sumber : www.jawaban.com


Jumat, 14 Mei 2010

Humor : Menipu

Di suatu hari Minggu, Pastor Petrus mengumumkan bahwa topik khotbahnya
Minggu depan adalah Menipu. Dia menganjurkan semua jemaat untuk
mempersiapkan diri lebih dahulu dengan membaca Kitab Yakobus pasal 6.

Pada hari Minggu berikutnya ia meminta agar yang telah membaca kitab
Yakobus pasal 6 agar mengangkat tangan. Dan ternyata cukup banyak
jemaat yang mengangkat tangannya. Kemudian pastor itu berkata:
"Terima kasih. Berarti tepat sekali topik yang saya pilih untuk
berkhotbah Minggu ini, karena sebenarnya tidak ada Kitab Yakobus
pasal 6 di Alkitab."

"Janganlah kamu mencuri, janganlah kamu berbohong
dan janganlah kamu berdusta seorang kepada sesamanya."
(Imamat 19:11)
Sumber : www.sabda.org

Selasa, 11 Mei 2010

Humor : Nama Jalan


Seorang bule di Bali lagi jalan-jalan untuk menghafal nama-nama jalan.
Setelah capek dia istirahat dan berkata kepada pemandu wisatanya,

Bule : "Saya heran dengan orang Indonesia, apakah bisa menghafal
nama jalan yang begitu panjang?"

Pemandu: "Misalnya?"

Bule : "Jalan pelan-pelan banyak anak kecil."

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
"Tunjukkanlah kepadaku jalan–Mu, ya TUHAN,
supaya aku hidup menurut kebenaran–Mu;
bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama–Mu." (Mazmur 86:11)
< p="Mazmur+86:11">

Singkirkan yang Tak Perlu

Yesaya 62:10
“Berjalanlah, berjalanlah melalui pintu-pintu gerbang, persiapkanlah jalan bagi umat, bukalah, bukalah jalan raya, singkirkanlah batu-batu, tegakkanlah panji-panji untuk bangsa-bangsa!”


Suatu hari seorang wanita muda mengunjungi Michaelangelo di sanggar patungnya. Wanita tersebut begitu terkesima melihat Angelo bekerja, ia berkata, “Saya tahu bahwa mematung itu begitu mudah setelah melihat cara kerja Anda. Karena saya yakin saya juga dapat melakukannya.” “Tentu, sama sekali tidak sulit,” jawab Angelo. “Semua yang Anda butuhkan hanyalah sebongkah marmer, palu, pahat. Kemudian Anda hanya memukul-mukul dan membuang bagian marmer yang tidak Anda inginkan.”

Tahukah Anda bahwa untuk menjadi seorang yang unggul, manusia cukup membuang bagian-bagian yang tidak kita inginkan dalam hidup? Apa sajakah itu? Kemalasan, menunda-nunda pekerjaan, egois - segala sifat buruk yang sebenarnya dapat kita buang. Namun, itu semua tergantung pada sikap kita sendiri. Ingatlah akan hal ini: daging memang lemah, tetapi roh penurut.

Jika kita terus melatih roh kita, maka makin lama roh kitalah yang akan kuat. Dan dengan sendirinya justru kita bisa mengalahkan kebiasaan-kebiasaan negatif. Mungkin ada yang berkata, “Ya, sebenarnya saya mau meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang merugikan, tetapi jujur saya menyadari bahwa saya tidak sanggup.” Benarkah ini? Mengubah kebiasaan-kebiasaan negatif bukanlah soal bisa atau tidak bisa, tetapi lebih kepada adakah kemauan yang kuat untuk berubah.

Hari ini marilah kita berdoa agar Roh Kudus memberi kita kemampuan untuk mengubah setiap kebiasaan kita yang tidak berkenan di hati-Nya. Kemudian miliki komitmen untuk berubah. Dan lihatlah diri kita pasti menjadi pribadi yang semakin baik setiap harinya.

Kebiasaan-kebiasaan buruk yang terus dipelihara merupakan penghalang Anda untuk mencapai tujuan hidup yang Allah sudah rancangkan sebelumnya.


Sumber : www.jawaban.com

Senin, 10 Mei 2010

Humor : Kehendak Tuhan

Saya berada di pantai dengan anak-anak saya, ketika anak saya yang
berumur 4 tahun berlari menghampiri saya, menggandeng tangan saya, dan
mengajak saya jalan-jalan di pinggir pantai dimana seekor burung camar
tergeletak mati di atas pasir.

"Mami, apa yang terjadi dengan burung itu?" si kecil bertanya.
"Ia mati dan sekarang ia pergi ke surga," saya menjawab.

Anak saya termangu sejenak dan kemudian berkata, "Mengapa Tuhan
melemparkannya kembali ke bawah sini ?"

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
"Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya,
kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu.
Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat
dan pengertian yang benar,
untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna." (Kolose 1:9)

Sumber : www.sabda.org

Kamis, 06 Mei 2010

LANGSING SEHAT DENGAN KEBIASAAN SATU MENIT

Ada beberapa strategi yang bisa Anda lakukan untuk membakar kalori dalam tubuh. Tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam di pusat kebugaran atau diet ketat.

Cara berikut bisa dilakukan dalam waktu sekitar satu menit. Kuncinya, lakukan sesering mungkin.

Berjalan sambil berbicara

Jika Anda termasuk "miss ring-ring", jangan hanya berbicara di telepon sambil duduk. Cobalah untuk sambil berjalan atau melakukan aktivitas lainnya. Misalnya, membersihkan meja (membakar 85 kalori) atau menyiram tanaman (membakar 102 kalori). Akan lebih baik lagi jika Anda melakukannya lebih dari satu menit, karena kalori yang terbakar pun makin banyak.

Minum teh hijau sebelum berjalan

Sebelum berjalan ke tempat makan siang atau "window shopping" di mall, minumlah segelas teh hijau hangat. Kandungan kafein alaminya membebaskan asam lemak, sehingga lebih mudah terbakar. Kandungan polifenolnya akan meningkatkan jumlah pembakaran kalori. Jadi, sebelum berjalan-jalan, pastikan Anda minum teh hijau terlebih dahulu.

Bawa makan siang

Makan di restoran bisa membuat Anda makan lebih banyak dan asupan kalori lebih dari 300 kalori. Sebaiknya bawa makanan dari rumah atau jika ke restoran atau tempat makan, bungkus dan makan di rumah untuk menghindari "lapar mata".

Ganti mentega

Untuk olesan roti, ganti mentega dengan minyak zaitun. Selain lebih sehat, minyak zaitun membuat Anda makan lebih sedikit. Kalorinya rata-rata lebih sedikit 52 kalori dibandingkan menggunakan mentega.

Pilih menu ikan

Jika Anda memang ingin makan di restoran atau tempat makan lain, jadikan menu ikan sebagai pilihan utama. Kandungan omega 3 pada ikan, membantu meningkatkan proses pembakaran lemak melalui metabolisme. Pilih olahan ikan yang dibuat sup atau dibakar, sebaiknya hindari ikan yang diolah "deep fried".

Sumber: Viva News

Sumber :www.hmministry.com



SELAMAT DATANG. AYO BELAJAR FIRMAN TUHAN AGAR BERTUMBUH ROHANI KITA

SKALI2 BACA BAGIAN HUMOR AGAR MENYEGARKAN TUBUH KITA

WELCOME! ,PLEASE SHARE THIS BLOG TO YOUR FRIENDS

Cari Topik

Google

KATA-KATA BIJAK UNTUK YG INGIN SUSKES DI DUNIA KERJA

Iman tanpa perbuatan adalah mati


dari Bible

BELANJA ONLINE

Humor

PEMAKSAAN
Dikirimkan oleh Team i-Humor pada Sen, 11/29/1999 - 17:00.
Amin masuk ke sebuah restoran bersama anjing kecilnya. Pegawai restoran berkata, "Maaf Pak, tidak boleh membawa binatang ke sini." Amin menolak dan berkata, "Ini anjing bukan sembarang anjing lho ... dia ini istimewa .... Dia bisa bermain piano!"
"Oke! Kalau Anda bisa membuktikan kehebatannya, anjing Anda boleh tetap berada di dalam restoran ini dan dapat minum gratis!"
Amin membawa anjingnya duduk di kursi piano. Anjing kecil itu langsung beraksi memainkan lagu-lagu Mozart, Ragtime, dan lain-lain. Pegawai restoran dan pengunjung sangat menikmati permainannya.
Tiba-tiba seekor anjing besar masuk ke restoran itu dan menggigit leher anjing kecil itu sambil diseret ke luar dari restoran. Pegawai restoran yang bingung bertanya kepada Amin, "Apa yang terjadi?"
Dengan tenang Amin menjawab, "Ohhh, itu Ibunya. Dia ingin anaknya itu menjadi dokter gigi!"
Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri. (1Petrus 5:2)
Sumber: Buffalosjokes