Senin, 28 Desember 2009

Babi Peliharaan Punya Toilet Khusus Di Taiwan

Dinas Perlindungan Lingkungan Hidup Pemerintah Taiwan akan memberlakukan biaya baru bagi pencemaran air pada pertengahan tahun 2010. Menanggapi hal ini, para petani di Taiwan selatan telah mulai melatih babi peliharaan mereka untuk ‘buang hajat' di jamban khusus bagi babi.

Para petani melakukan hal ini untuk mencegah ternak mereka buang hajat di sungai di dekat
peternakan mereka. Para petani membuat ‘toilet' khusus yang dipolesi dengan kotoran dan urin untuk menarik perhatian babi, dan sejauh ini hasilnya sangat membesarkan hati.

"Toilet babi di pertanian saya membantu saya memgumpulkan kotoran babi sampai 95 persen, sehingga upaya pembersihannyapun jauh lebih mudah," ujar Chang Chung-Tou, seorang peternak babi di kabupaten Yunlin.


Melihat hasil yang ditunjukkan oleh para petani di Taiwan selatan, pemerintah pun mendorong peternak babi lainnya untuk mulai melatih ternak mereka ‘buang hajat di jamban'.


"Selain Yunlin, kami telah meluncurkan percobaan penggunaan toilet babi di kabupaten Changhua di Taiwan tengah. Saat ini kami masih menilai hasilnya," ujar seorang pejabat dari Lembaga Perlindungan Lingkungan Hidup. Karena memang selama ini satu dari lima keluhan mengenai pencemaran air yang diterima badan tersebut adalah mengenai limbah dari hewan ternak.


Di Taiwan sendiri secara keseluruhan terdapat enam juta babi yang sebagian besar dipelihara di pertanian bagian tengah dan selatan negeri itu. Cukup merepotkan memang mencoba mengatasi pencemaran air dari babi sebanyak ini. Tapi kalau babi saja mengerti di mana sebaiknya tempat ‘membuang hajat', kenapa di Jakarta masih banyak sungai yang dipakai untuk melakukan aktivitas yang satu itu?

-
Sumber : antaranews

Kehidupan Yang Tentram

Matius 25:23
"Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu."
-

-

Siapa di dunia ini yang tidak menginginkan kehidupan yang aman dan tentram? Bila itu ditanyakan kepada masing-masing pribadi, setiap orang berkata pasti menginginkan keadaan itu. Namun, apakah hal tersebut dapat ditemukan di dalam dunia yang sudah semakin jahat? Jawabannya tentu bisa, tetapi bila Anda tinggal di dalam Allah.
Dia memberikan ketenangan bagi Anda melalui setiap perkataan-perkataan yang disampaikan-Nya bagi Anda. Suara-Nya yang lembut namun memiliki kuasa memberikan rasa tentram di kala kita sedang dalam kesusahan, frustasi, dan kebimbangan. Bahkan dalam keadaan yang "biasa-biasa" saja dalam ukuran kita, penyertaan-Nya tetaplah nyata dan sempurna.
Bersama dengan Allah, tidak perlu ada lagi kekuatiran-kekuatiran. Kasih dan sukacita yang dicurahkan kepada setiap kita membuat hidup yang kita jalani pun terasa ringan. Ketentraman bukanlah menjadi sebuah angan-angan ketika Yesus tinggal di dalam hati kita. Apakah Anda hari-hari ini sudah melekat dengan-Nya?
-
Jika Anda hidup dalam penyertaan Allah maka ketentraman akan Anda nikmati hari demi hari.
-
-